
- Perdebatan mengenai acara di Istana Bogor pada 16 Oktober 2026 memunculkan spekulasi tentang perayaan ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.
- Pihak Istana membantah adanya perayaan ulang tahun, menyebut acara tersebut sebagai jamuan makan malam resmi untuk delegasi Rusia.
- Media Rusia melaporkan bahwa pertemuan tersebut juga membahas kerja sama antara Indonesia dan Rusia, termasuk rencana pembangunan kompleks roket antariksa di Indonesia.
Perdebatan tentang kehadiran kabinet Merah Putih di Istana Bogor pada 16 Oktober 2026 telah menimbulkan spekulasi di kalangan publik mengenai perayaan ulang tahun ke-75 Presiden Prabowo Subianto.
Media Rusia melaporkan pertemuan penting tersebut, sementara pihak Istana membantah adanya perayaan tersebut, sebagaimana diungkapkan oleh media democrazy.id.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, menegaskan bahwa acara itu bukanlah sebuah pesta, melainkan jamuan makan malam resmi yang ditujukan untuk menyambut delegasi Rusia.
Pernyataan Tegas Bakom tentang Acara di Istana Bogor
Syahganda menegaskan, "Tidak ada pesta ulang tahun karena ulang tahun Presiden hari ini."
Namun, berita yang datang dari Rusia mencuatkan hal yang berbeda.
Media TASS mengabarkan bahwa pertemuan antara Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia, Denis Manturov, dengan Presiden Prabowo berlangsung dalam suasana informal menjelang perayaan ulang tahun presiden.
Dalam laporannya, sekretariat Manturov menyebut kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama antara Rusia dan Indonesia.
Diskusi Kerja Sama Rusia-Indonesia di Sektor Antariksa
“Ya, dialog semacam itu sedang berlangsung. Indonesia tertarik untuk membangun kompleks roket antariksa di wilayahnya sendiri,” kata Manturov terkait rencana pembangunan kosmodrom.
Syahganda juga menjelaskan bahwa acara di Istana diisi dengan pertunjukan budaya dan pengenalan jajaran kabinet kepada pihak Rusia.
Walaupun ada perbedaan laporan antara pihak Indonesia dan media Rusia, langkah kolaboratif ini menunjukkan potensi kuat bagi pengembangan industri antariksa Indonesia di masa depan.
Sumber: democrazy.id (18/10/2026)
0 Komentar