Rumor Jokowi Batal Jadi Wantimpres, Relawan Sebut Prabowo Butuh Gibran untuk Dua Periode

Rumor Penunjukan Jokowi sebagai Ketua Wantimpres

Berita mengenai kemungkinan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) hingga saat ini belum terbukti kebenarannya.

Isu tersebut sempat meramaikan perbincangan publik, terutama menjelang pelantikan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Adies Kadir pada Jumat, 6 Februari 2026.

Antusiasme Relawan Jokowi

Dalam konteks tersebut, para relawan Jokowi sebelumnya merasa optimis dan antusias. Mereka mengharapkan Jokowi akan turut dilantik sebagai Ketua Wantimpres dalam reshuffle kabinet yang berlangsung.

Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, menyampaikan, "Padahal para relawan Jokowi sudah happy betul, karena Jokowi akan ikut dilantik dalam reshuffle kabinet itu sebagai Ketua Wantimpres," melalui akun Facebook pribadinya pada 9 Februari 2026.

Prabowo Sangat Butuh Jokowi dan Gibran untuk 2 Periode

Lebih jauh, Erizal juga menilai bahwa relawan Jokowi sudah bersiap untuk menghadapi kritik dari para pengkritik idolanya. "Prabowo tak bisa melepaskan Jokowi. Prabowo dianggap sangat butuh Jokowi dan Gibran dua periode," ujarnya. Dia menekankan bahwa relawan dan pengkritik Jokowi mungkin terlalu meremehkan langkah politik Prabowo saat ini.

Erizal menekankan bahwa Prabowo yang ada sekarang berbeda dari yang dikenal sebelumnya. "Ini adalah Prabowo yang berbeda. Tokoh oposisi diundangnya berdialog, ia masuk Board of Peace yang ditentang, bahkan oleh sekutu Amerika Serikat sendiri," ungkapnya.

Dalam pandangannya, Prabowo tidak terikat oleh beban seperti pemimpin-pemimpin sebelumnya dan tidak terikat oleh oligarki seperti halnya Jokowi.




Sumber: gelora.co (2026-02-09)

0 Komentar

Produk Sponsor