
Prabowo Subianto memiliki elektabilitas yang cukup tinggi menjelang pemilihan presiden 2029.
Hasil Survey Elektabilitas Prabowo Subianto
Ahmad Fadhli, Managing Director Public Policy & Politics Adidaya Institute, menyatakan bahwa berdasarkan survei yang dilakukan pada periode 27 Oktober hingga 3 November 2025, Prabowo masih jauh lebih unggul dibandingkan dengan tokoh nasional lainnya.
"Elektabilitas Prabowo Subianto masih cukup besar, lebih dari 70 persen dibandingkan tokoh nasional lainnya. Sebagai presiden incumbent di periode kedua, Presiden Prabowo akan lebih cenderung independen dalam menentukan siapa yang akan beliau pilih," ungkap Fadhli saat dihubungi di Jakarta pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Keleluasaan Prabowo dalam Menentukan Cawapres
Dengan tingkat elektabilitas yang tinggi, Fadhli berpendapat bahwa Prabowo memiliki keleluasaan dalam memilih pasangan calon. Pilihan tersebut tidak harus terfokus pada Gibran Rakabuming Raka, melainkan dapat datang dari kalangan internal Gerindra maupun partai koalisi lainnya. "Peluang Prabowo memilih Gibran sebagai cawapres ada, tapi kecil tergantung elektabilitas dan acceptabilitas, serta hubungan dan komunikasi politik Jokowi terhadap Prabowo," tegasnya.Siny Prabowo Maju Kembali sebagai Capres 2029
Sinyal bahwa Prabowo mungkin akan mencalonkan diri untuk periode kedua mulai terdengar dari para elite Gerindra.Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani, secara terbuka menyerukan agar Prabowo maju kembali dalam pemilihan presiden.
Seruan tersebut disampaikan Muzani saat syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra yang diadakan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026.
Di hadapan kader partai, Muzani meminta agar semua elemen partai bersatu dan memberikan dukungan kepada pemerintahan Prabowo.
“Sayangilah, bantulah, dan dukunglah terus-menerus pemerintahan Prabowo ini untuk Indonesia yang lebih baik,” ucap Muzani. Ia menutup sambutannya dengan yel-yel yang langsung disambut dengan riuh oleh kader.
Posisi Cawapres Belum Tentu Gibran
Dalam kesempatan terpisah, Sekjen Gerindra, Sugiono, menegaskan bahwa kursi calon wakil presiden masih kosong dan belum ada pembicaraan terkait pendamping Prabowo di 2029. “Kita enggak pernah, belum pernah. Belum pernah membuka pembicaraan itu,” ungkapnya.Sugiono menyebut bahwa Gerindra belum berada di tahap penjajakan pasangan, dan fokus utama partai saat ini adalah mengawal pemerintahan, mengingat situasi politik yang akan bergerak cepat dalam tiga tahun mendatang.
“Jadi tidak ada bicara itu, masih fokus pada, itu tadi saya sampaikan, perjuangan ini masih panjang, perjuangan ini masih panjang. Kita masih, program-program yang diluncurkan oleh Pak Presiden ini juga harus terus kita kawal kesuksesannya,” jelasnya.
Wacana Pilpres 2029 yang Makin Panas
Meskipun pemilihan presiden 2029 masih tiga tahun lagi, wacana mengenai calon presiden dan wakil presiden telah menjadi perbincangan hangat.Bahkan, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), juga turut menyatakan dukungannya agar Prabowo-Gibran dapat maju sebagai pasangan dalam pemilihan mendatang.
Sumber: gelora.co (2026-02-07)
Sumber: gelora.co (2026-02-07)
0 Komentar