Said Didu Desak Prabowo Bersihkan Kabinet dari Pengaruh Geng Solo Oligarki dan Parcok

Muhammad Said Didu, seorang birokrat yang sudah lama berkecimpung dalam pemerintahan, menyuarakan seruan tegas kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dia mendesak agar Prabowo segera membersihkan pemerintahan dari kelompok yang dia sebut sebagai "Geng SOP," yang meliputi figur-figur berpengaruh dari Solo, kalangan oligarki, dan elemen tertentu dari Partai Cokelat (Polisi). 

Dalam pandangannya, kelompok-kelompok ini dianggap sebagai biang masalah yang merusak integritas negara.
 

Kritik Terhadap Pengaruh Kelompok Tertentu

Said Didu menyoroti pentingnya langkah signifikan dari Presiden untuk menghilangkan pengaruh kekuatan-kekuatan ini dari jajarannya. 

Meskipun dia tidak merinci siapa saja figur tersebut, masyarakat umum sering mengaitkan kelompok ini dengan mantan Presiden Joko Widodo dan para pendukungnya. Said Didu menilai bahwa dominasi kelompok-kelompok ini telah menghambat kemajuan negara secara keseluruhan dan mengharapkan tindakan yang lebih konkret dari pemerintah saat ini.
 

Pengaruh Oligarki Terhadap Pemerintahan

Dalam konteks politik Indonesia, oligarki merujuk pada segelintir elite yang memiliki kendali kuat atas jalannya roda pemerintahan dan ekonomi. Kendali ini, yang seharusnya ada di tangan rakyat, justru dipegang oleh sejumlah kecil pemegang kekuasaan atau pengusaha. 

Said Didu menekankan bahwa keberadaan oligarki telah mengikis kedaulatan politik negara, menjadikan suara rakyat tidak lagi menjadi pemegang kekuasaan utama dalam pengambilan keputusan.
 

Peran dan Isu di Lembaga Kepolisian

Selain itu, istilah "Parcok" yang digunakan oleh Said Didu mengacu pada pengaruh dari tubuh kepolisian. Dengan seragam ikonik berwarna cokelat, kepolisian dicurigai memiliki peran yang terlalu dominan dalam berbagai keputusan politik. 

Said Didu menyerukan agar intervensi semacam ini harus dikurangi untuk menjaga objektivitas dan keadilan dalam pemerintahan.
 

Pentingnya Tindakan Konkret

Menanggapi seruan Said Didu, Presiden Prabowo diharapkan bisa menunjukkan komitmen yang lebih nyata untuk mengatasi permasalahan ini.

Bagi Said Didu, penyelesaian isu ini tidak dapat dilakukan dengan sekadar pernyataan publik atau pidato. Diperlukan aksi nyata untuk memutus keterkaitan antara pemerintah dan kelompok-kelompok yang dia anggap merusak tersebut. 

Seruan ini juga menekankan pentingnya penegakan hukum dan kesetaraan dalam menjalankan tata kelola negara.

Sumber: www.gelora.co (2026-01-01)

0 Komentar

Produk Sponsor