Peradaban Indonesia Dalam Situasi yang Mengkhawatirkan, Kebohongan dan Ketidakadilan Jadi Suatu Kewajaran


Dalam pandangan seorang aktivis, Adhie M Massardi, Indonesia saat ini berada dalam situasi yang memprihatinkan, di mana peradaban dianggap tengah mengalami kemunduran.

Menurutnya, peradaban tidak hanya didasarkan pada hukum formal, namun lebih pada etika dan moral yang seharusnya menjadi dasar dalam setiap interaksi sosial.

Hal ini menjadi sangat relevan mengingat banyaknya kasus dimana hukum tertulis tidak diterapkan di lapangan, sehingga menimbulkan pergeseran nilai dalam masyarakat.
 

Peradaban dan Moralitas

Adhie M Massardi menekankan bahwa peradaban seharusnya dijiwai oleh norma-norma moral yang tinggi. Ia menjelaskan bahwa hukum saja, tanpa diimbangi dengan prinsip etika yang kuat, tidak bisa menjadi landasan berkelanjutan bagi suatu bangsa.

Ketidakpatuhan terhadap hukum mungkin mencerminkan krisis moral yang lebih besar, di mana masyarakat mulai menerima kebohongan dan manipulasi sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.
 

Pengaruh pada Integritas Sosial

Fenomena ini menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti kejujuran dan integritas semakin tergerus di tengah masyarakat. 

Menurut Adhie, kebohongan telah menjadi hal yang dianggap normal, menciptakan lingkungan di mana manipulasi dan korupsi merajalela.

Hal ini tentunya berpotensi membahayakan stabilitas sosial, di mana saling percaya antar sesama warga negara semakin menurun.
 

Krisis Kepercayaan dalam Bernegara

Praktik korupsi yang meluas, menurutnya, adalah indikasi nyata dari hilangnya adab dalam sistem pemerintahan. Ia percaya bahwa situasi ini memperlihatkan betapa rapuhnya struktur moral yang mendasari kekuasaan.

Tanpa fondasi yang kuat, institusi negara akan sulit untuk menjalankan fungsinya secara efektif dan adil, menyebabkan masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah.
 

Rekomendasi untuk Perubahan

Adhie menyerukan perlunya penegakan hukum yang konsisten dan penerapan norma moral yang lebih ketat dalam sistem bernegara.

Ia yakin bahwa dengan menekankan pada etika dan nilai moral, Indonesia dapat membangun kembali peradaban yang hilang.

Melalui pendidikan dan kesadaran publik, diharapkan masyarakat dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih berintegritas dan beradab.

Sumber: www.gelora.co (2026-01-03)

0 Komentar

Produk Sponsor