Partai Masyumi Ungkap Bahaya Lahnya Integritas dalam Memperburuk Praktik Politik Ijon di Indonesia


Partai Masyumi baru-baru ini menyerukan perlunya perubahan mendasar pada sistem pemilihan umum di Indonesia. 

Dalam pandangan mereka, praktik politik uang yang merajalela dipicu oleh kurangnya integritas para pemimpin yang dihasilkan dari sistem saat ini.

Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani, menjelaskan bahwa reformasi ini sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada tatanan politik negara.
 

Politik Biaya Tinggi dan Dampaknya

Politik biaya tinggi di Indonesia telah lama menjadi perhatian, dan Partai Masyumi menyatakan bahwa fenomena ini menciptakan kondisi bagi 'politik ijon' yang merugikan masyarakat.

Ahmad Yani mengungkapkan keprihatinannya bahwa para calon pemimpin sering kali terpaksa berkompromi dengan kepentingan oligarki untuk mendapatkan dukungan finansial dalam pemilu, yang pada akhirnya mengarah pada keputusan kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat.
 

Penyerahan Kewenangan ke Oligarki

Dengan menggantungkan harapan mereka pada pemodal, calon-calon pemimpin ini merasakan tekanan untuk mengorbankan kewenangan dan tanggung jawab mereka. 

Ahmad Yani menegaskan bahwa situasi ini berpotensi menghasilkan kebijakan publik yang tidak hanya bias, tetapi juga merugikan jutaan rakyat yang seharusnya dilayani oleh pejabat terpilih.

Para pemimpin yang gagal memenuhi aspirasi rakyat malah terjebak dalam cengkeraman oligarki.
 

Eksploitasi Sumber Daya Alam

Salah satu dampak paling mencolok dari situasi ini adalah eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali, di mana keuntungan dari alam hanya dinikmati oleh segelintir pihak dengan koneksi kuat di dunia politik.

Rakyat yang berharap akan keadilan dan kesejahteraan sering kali menjadi korban dari kebijakan yang lebih mengutamakan kepentingan kelompok elite, mengabaikan suara dan kebutuhan masyarakat luas.
 

Urgensi Reformasi Pemilu

Menyikapi krisis integritas ini, Partai Masyumi menekankan urgensi untuk melakukan reformasi sistem pemilu yang dapat mengembalikan kepercayaan publik. 

Penegasan bahwa perubahan harus dilakukan agar pemimpin yang terpilih benar-benar dapat berkomitmen untuk mewakili dan memperjuangkan kepentingan rakyat menjadi fokus utama dari seruan ini.

Ahmad Yani berharap bahwa dengan adanya perubahan ini, Indonesia dapat terhindar dari disintegrasi yang mengancam stabilitas sosial dan politik.

Sumber: www.gelora.co (2026-01-03)

0 Komentar

Produk Sponsor