
Menurut Saiful Anam, seorang direktur di Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia, usulan ini bukan hanya tidak realistis, tetapi juga mengindikasikan kekhawatiran mendalam di dalam dunia politik nasional.
Implikasi Terhadap Demokrasi
Saiful Anam menilai bahwa pengusulan koalisi permanen adalah sebuah ide yang tidak sesuai untuk diterapkan dalam sistem yang mengedepankan demokrasi multipartai.Ia menggambarkan visi koalisi ini sebagai "mimpi di siang bolong," yang menunjukkan bahwa pemaksaan terhadap partai politik untuk terlibat dalam kolaborasi yang kaku adalah langkah mundur.
Hal ini dapat mengakibatkan berkurangnya daya saing dan inovasi di dalam arena politik, yang seharusnya menampakkan keragaman dan dinamika.
Kekhawatiran Partai Politik
Menurut Anam, keinginan untuk membentuk koalisi permanen sebenarnya mencerminkan ketidakpastian yang dihadapi oleh banyak partai politik terkait masa depan mereka.Di saat yang sama, hal ini mungkin juga menunjukkan sebuah upaya untuk menyatukan kekuatan dalam menghadapi tantangan politik yang semakin kompleks.
Namun, pendekatan ini tampaknya lebih disebabkan oleh ketakutan akan kehilangan pengaruh daripada keinginan untuk meningkatkan kualitas demokrasi.
Pentingnya Kolaborasi Fleksibel
Dalam pandangannya, solusi yang lebih baik daripada koalisi permanen adalah membangun kemitraan yang lebih fleksibel antara partai-partai politik, yang memungkinkan adaptasi terhadap perubahan situasi politik.Demokrasi yang sehat memerlukan interaksi dan negosiasi yang dinamis, bukan struktur yang kaku dan tidak menguntungkan bagi perkembangan politik yang berkelanjutan.
Keterbukaan untuk berkolaborasi dalam isu-issue penting tanpa terikat pada komitmen jangka panjang adalah hal yang lebih konstruktif.
Harapan Masa Depan Politik Indonesia
Ke depan, pemimpin partai dan aktor politik diharapkan untuk merenungkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kekuatan dan keragaman dalam sistem demokrasi.Dengan mengutamakan dialog dan kerjasama tanpa terjebak dalam batasan koalisi permanen, diharapkan Indonesia bisa memajukan agenda politik yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sumber: www.gelora.co (2026-01-04)
Sumber: www.gelora.co (2026-01-04)
0 Komentar