
Dalam suatu acara yang disiarkan oleh CNN, Umam menyinggung besarnya dampak dari fitnah yang menyebar melalui beberapa akun media sosial, yang menuduh SBY terlibat dalam kasus ijazah Jokowi.
Dia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antara kedua tokoh tersebut agar tidak terkeruhkan oleh rumor.
Dampak Fitnah di Media Sosial
Fitnah yang muncul dari empat akun media sosial, termasuk YouTube dan TikTok, ditanggapi serius oleh Partai Demokrat.Umam menjelaskan bahwa tuduhan ini dapat mengganggu stabilitas hubungan antara Jokowi dan SBY, yang selama ini dianggap sangat baik.
“Jika dibiarkan, spekulasinya akan meluas dan bisa menjadi destruktif,” ujar Umam.
Laporan ke pihak kepolisian menjadi langkah yang diambil untuk menanggulangi masalah ini dan membuka dialog.
Pihak yang Terlibat
Empat akun yang dilaporkan oleh Partai Demokrat kepada Polda Metro Jaya adalah @AGRI FANANI, @Bang bOy YTN, @KajianOnline, dan @sudirowibudhiusmp.Langkah ini dilakukan setelah sebelumnya partai tersebut mengambil pendekatan dengan mengirimkan somasi kepada para pemilik akun tersebut.
Umam mengungkapkan bahwa tujuan dari langkah ini adalah untuk mencapai tabayun, atau klarifikasi, dan bukan sekadar tindakan hukum semata.
Ruang untuk Berkomunikasi Lebih Baik
Umam menjelaskan lebih lanjut, bahwa melaporkan akun-akun ini ke polisi diharapkan bisa membuka ruang komunikasi yang lebih baik.Dia menginginkan agar berbagai pihak dapat saling memperjelas posisi dan tidak terjebak dalam permainan fitnah yang bisa merusak reputasi.
“Kami tidak ingin situasi ini memecah belah hubungan yang telah terjalin dengan baik,” ungkapnya.
Isu Sosial dan Hubungan SBY dan Jokowi
Mempertimbangkan pernyataan Umam mengenai hubungan Jokowi dan SBY, terlihat bahwa kedua pemimpin ini memiliki saling pengertian yang kuat.Namun, isu-isu yang muncul di media sosial dapat mengganggu keseimbangan tersebut jika tidak ditangani dengan cepat dan efektif.
Mengingat pentingnya stabilitas politik dan sosial di Indonesia, menjaga komunikasi yang baik antara kedua tokoh ini sangat krusial untuk masa depan politik di tanah air.
Sumber: www.gelora.co (2026-01-08)
Sumber: www.gelora.co (2026-01-08)
0 Komentar