
Desakan Kubu bonjowi ntuk Hadirkan Jokowi dan Pratikno
Kubu kelompok Bongkar Ijazah Jokowi, yang dipimpin oleh Bonjowi Syamsuddin Alimsyah, mengajukan permohonan kepada majelis Komisi Informasi Publik (KIP) untuk menghadirkan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), serta mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Pratikno, dalam sidang sengketa ijazah yang sedang berlangsung.
Kehadiran Tokoh yang Diharapkan
Bonjowi berpendapat bahwa kehadiran kedua tokoh tersebut sangat penting untuk memberikan konfirmasi langsung tentang keabsahan ijazah yang sedang dipermasalahkan. Ia menekankan, "Kita akan meminta Majelis menghadirkan mantan Presiden RI saudara Joko Widodo," saat berbicara di Kantor KIP, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu, 21 Januari 2026.
Menurut Bonjowi, Pratikno juga merupakan saksi fakta yang krusial, mengingat posisinya sebagai mantan Rektor UGM. "Pratikno ini penting karena beliau adalah mantan Rektor UGM," tambahnya.
Harapan pembuktian Dokumen di Persidangan
Bonjowi berharap Jokowi dapat hadir dalam persidangan di KIP agar bisa menjelaskan beberapa fakta yang relevan. Ia menjelaskan, "Jadi ada beberapa dokumen ketika harus dibuktikan itu tidak ada." Ia juga menyebutkan bahwa UGM tidak memiliki data laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang seharusnya dimiliki oleh Jokowi.
Lebih lanjut, Bonjowi mempertanyakan proses legalisir ijazah Jokowi yang tidak melalui verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan mengungkapkan bahwa pihak UGM tidak memiliki catatan bahwa Jokowi pernah datang ke kampus untuk melakukan legalisir saat mencalonkan diri sebagai peserta pemilu. "Jadi dalam posisi itu penting Jokowi hadir untuk menjelaskan fakta dokumen ini," tuturnya.
Pentingnya Kehadiran Pratikno
Mengenai permintaan untuk menghadirkan Pratikno, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Bonjowi menjelaskan ada beberapa aspek terkait sistem akademik di UGM yang perlu dipahami. "Beliau bisa menjelaskan secara kronologis bagaimana tata kelola manajemen di UGM, plus juga karena beliau pernah menjadi tim suksesnya Jokowi," tandasnya.
Sumber: gelora.co (2026-01-21)
0 Komentar