Dinilai Kerap Blunder, Rakyat Menanti Keberanian Prabowo Pecat Bahlil dari Menteri ESDM


Permintaan maaf Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buntut jaringan listrik di Aceh masih mengalami hambatan pasca bencana banjir dan tanah longsor, dinilai tidak cukup. Sebab, klaim Bahlil atas jaringan listrik di Aceh telah mencederai pemerintahan Presiden Prabowo.

Reaksi Pengamat Komunikasi Politik

Menurut pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, Bahlil yang berani berbohong kepada Presiden Prabowo dan masyarakat, secara moral sudah tak layak menjadi menteri.

Tuntutan Masyarakat

Jamiluddin menegaskan bahwa secara moral seharusnya Bahlil mundur sebagai menteri ESDM.

Jika Bahlil tidak mau mundur, maka selayaknya Presiden Prabowo mereshuffle Ketua Umum Partai Golkar itu dari Kabinet Merah Putih.

Harapan Masyarakat atas Sikap Presiden

Masyarakat menunggu ketegasan Presiden untuk melengserkan Bahlil. Sebab, Bahlil sudah mempermalukan Presiden Prabowo di mata rakyatnya.

Diketahui, Presiden Prabowo sempat menanyakan langsung ke Menteri ESDM Bahlil Lahadalia soal perkembangan pemulihan listrik pascabencana. Pertanyaan itu diajukan Prabowo setelah kontroversi klaim Bahlil terkait jaringan listrik di Aceh.

Sumber: www.gelora.co (2025-12-11)

0 Komentar

Produk Sponsor