
- Buku "Islam ala Prabowo" sedang jadi perbincangan hangat di kalangan pengamat politik.
- Muslim Arbi menilai buku ini berpotensi sebagai alat untuk menjatuhkan Prabowo Subianto, karena dibuat tanpa izin darinya.
- Judul buku yang mengaitkan Prabowo dengan perspektif keislaman dianggap sensitif dan bisa memicu reaksi masyarakat.
Buku yang berjudul "Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam" kini jadi sorotan, dan semua orang penasaran dengan isi serta latar belakangnya.
Polemik Terbaru dari Lingkar Istana
Melansir pemberitaan dari democrazy.id pada 09/09/2026, polemik tentang buku ini ternyata mengundang banyak perhatian dari pengamat politik dan hukum, salah satunya Muslim Arbi.
Isu Pembusukan terhadap Prabowo
Muslim Arbi mengungkapkan bahwa buku tersebut perlu dilihat secara kritis, terutama dalam hal proses pembuatannya dan keterlibatan nama Presiden Prabowo Subianto.
Dugaan Operasi Politik
Dia bahkan menduga inisiator buku ini adalah bagian dari operasi politik untuk menjatuhkan Prabowo.
Muslim menekankan bahwa informasi yang beredar menunjukkan bahwa buku itu dibuat tanpa sepengetahuan dan izin langsung dari Prabowo.
“Inisiator buku Islam ala Prabowo diduga bagian dari operasi pembusukan terhadap Presiden,” kata Muslim Arbi kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).
Nama Kepala Negara dan Isu Sensitif
Dia juga menilai bahwa penggunaan nama kepala negara dalam buku yang mengangkat isu agama adalah persoalan yang sangat sensitif.
Apalagi, judul buku tersebut mengaitkan sosok Prabowo dengan perspektif keislaman tertentu, yang bisa memicu berbagai reaksi di masyarakat.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: democrazy.id (09/09/2026)
0 Komentar