Mahfud MD Menilai Isu Percepatan Pemilu 2029 Budi Arie Sebagai Manuver Politik Jokowi

📌 Ringkasan Berita:
  • Budi Arie Setiadi mengungkapkan kemungkinan percepatan Pemilu 2029, yang dinilai sebagai manuver politik yang menguntungkan bagi Presiden Jokowi.
  • Pakar hukum Mahfud MD menilai pernyataan Budi Arie tidak melanggar hukum, melainkan bagian dari strategi politik yang memicu dinamika di ruang publik.
  • Polemik ini berawal dari klaim Budi Arie tentang firasat pemilu lebih cepat, yang kemudian dihubungkan dengan kondisi sosial dan ekonomi Indonesia.

Isu tentang percepatan Pemilu 2029 yang dilontarkan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi ternyata bukan cuma isapan jempol, lho.

Mahfud MD Bicara Soal Manuver Politik

Menyimak pemberitaan dari gelora.co pada 2026-09-05, pakar hukum tata negara Mahfud MD mengungkapkan bahwa pernyataan Budi Arie bisa jadi adalah manuver politik yang menguntungkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Menurut Mahfud, polemik yang muncul setelah pernyataan Budi Arie malah menciptakan keuntungan politik bagi Jokowi.

Budi Arie menjadi sorotan, sedangkan Jokowi mendapat dampak positif dari isu yang berkembang.

“Secara politik, ini menguntungkan Pak Jokowi. Meskipun Budi Arie disalahkan, itu tetap aja Pak Jokowi yang diuntungkan,” ujar Mahfud melalui kanal YouTube resminya, dikutip Sabtu (5/9/2026).

Tak Ada Pelanggaran Hukum

Mahfud juga menilai pernyataan Budi Arie tidak bisa diproses secara hukum karena tidak melanggar ketentuan pidana.

Karena itu, ia menduga polemik ini lebih berkaitan dengan kalkulasi politik daripada persoalan hukum.

“Malah menurut saya itu disengaja, dilempar aja kan Anda tidak akan diapa-apakan. Lalu sudah diatur agar PSI marahi dia. Gitu kan tambah tertekan,” kata Mahfud.

Ia menduga kemarahan PSI terhadap Budi Arie justru menjadi bagian dari dinamika yang membuat isu tersebut semakin besar di ruang publik.

“PSI harus Budi Arie tidak boleh bawa-bawa ini. PSI mungkin benar mengatakan, tapi ada yang ngatur itu. Biar PSI marah pada dia kan tidak akan diapa-apakan oleh hukum,” lanjutnya.

Strategi Politik di Balik Pernyataan

Mahfud kemudian menyoroti sikap Budi Arie yang pernah meminta maaf setelah pernyataannya menjadi sorotan.

Namun, setelah itu, Budi Arie kembali menyampaikan analisis bahwa kemungkinan percepatan pemilu tetap terbuka.

Menurut Mahfud, rangkaian pernyataan tersebut bisa dilihat sebagai strategi politik yang membuat nama Jokowi kembali hangat dibicarakan dalam politik nasional.

“Ini menurut saya kecerdikannya kalau mau dianggap Pak Jokowi itu mengetahui, bahkan menyuruh ini, itu kecerdikan menurut saya,” ujarnya.

Awal Mula Polemik Video Viral

Polemik ini bermula dari pernyataan Budi Arie dalam sebuah acara ketika ia mengaku mendapat firasat bahwa Pemilu 2029 dapat berlangsung lebih cepat.

Budi Arie juga mengklaim telah menyampaikan hal tersebut kepada Jokowi dan mempertanyakan kesiapan audiens untuk menghadapinya.

“Saya ingin sampaikan, tadi saya udah bisik ke Pak Jokowi, ‘Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?’ Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong ke Pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap, enggak?” ujar Budi Arie yang kemudian disambut seruan “Siap!” dari audiens.

Budi Arie juga mengaitkan kemungkinan tersebut dengan kondisi sosial dan ekonomi di Indonesia, membandingkannya dengan perubahan politik menjelang Reformasi 1998 ketika Pemilu 1999 digelar lebih cepat dari jadwal.

Secara keseluruhan, isu ini menunjukkan dinamikanya yang menarik di pentas politik Indonesia.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!



Sumber: gelora.co (2026-09-05)

0 Komentar

Produk Sponsor
Featured Image
Politik Nasional

Judul Berita