Kades Ramai Berkunjung ke Solo, "Sang Raja" Kembali Kuasai Papan Catur Nasional?

📌 Ringkasan Berita:
  • Jokowi jadi sorotan setelah purnatugas karena banyak Kepala Desa yang berkunjung ke rumahnya di Solo.
  • Letjen TNI (Purn) Suryo Prabowo menyebut Jokowi sebagai "Sang Kingmaker Desa", menganggap kunjungan Kades sebagai pergerakan politik terencana.
  • Kedatangan Kades ke rumah Jokowi diyakini memberikan "tuah" dan kepercayaan diri dalam memimpin, sekaligus menunjukkan pengaruh mantan presiden tersebut di tingkat akar rumput.

Eksistensi mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah purnatugas kembali jadi perhatian banyak orang.

Jokowi Sang Kingmaker Desa

Melansir pemberitaan dari gelora.co pada 2026-09-02, tokoh militer Letjen TNI (Purn) Suryo Prabowo mengamati fenomena di mana banyak Kepala Desa (Kades) yang datang berkunjung ke rumah Jokowi di Solo, Jawa Tengah.

Suryo menilai ini sebagai "Comeback ala Raja Solo" dan menyebut Jokowi sebagai "Sang Kingmaker Desa".

Pergerakan Politik di Akar Rumput

Ia berpendapat bahwa kedatangan para Kades bukan sekadar silaturahmi, melainkan pergerakan politik yang terencana di tingkat akar rumput.

Menurut Suryo, kediaman Jokowi sekarang bukan hanya tempat pensiun yang tenang, melainkan sudah berfungsi sebagai pusat pergerakan.

Ia menambahkan bahwa setiap Kades yang kembali dari kunjungan ke Solo seolah mendapatkan semacam "tuah" dan percaya diri ekstra untuk memimpin warganya.

Posisi Strategis Kepala Desa untuk Kekuatan Politik

Suryo juga mengungkapkan bahwa posisi Kades sangat strategis dibandingkan struktur partai politik biasa.

Jika partai politik hanya memiliki pengurus hingga tingkat kecamatan, Kades memiliki akses langsung yang berkaitan dengan keseharian warga, mulai dari posyandu hingga hajatan.

“Memobilisasi kades sama saja dengan memegang 'kunci gembok' suara dari bawah,” tegas Suryo.

Meski di Solo, Tetap Kontrol Pusat

Lebih lanjut, ia melihat adanya pesan politik yang saling menguntungkan antara desa dan pusat.

“Kalau mau elektabilitas dan survei aman, tolong keran Dana Desa jangan disunat,” tambahnya.

Dengan cara ini, Kades mendapatkan kepastian anggaran desa, sementara elite di pusat juga diuntungkan dengan angka survei yang tetap stabil.

Suryo menekankan bahwa mobilisasi kekuatan Kades dari Solo menunjukkan pengaruh signifikan dari mantan presiden tersebut.

“Pensiun boleh di daerah, tapi pengaruh tetap mengontrol papan catur nasional,” pungkasnya.

Jadi, bagaimana menurut kamu tentang situasi ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!


Sumber: gelora.co (2026-09-02)

0 Komentar

Produk Sponsor