
- Abraham Samad membantah rumor yang menyebut Denny Indrayana terlibat korupsi dalam proyek Payment Gateway.
- Menurut Abraham, Denny hanya menjalankan tugas memperbaiki tata kelola di Kementerian Hukum dan HAM, bukan melakukan tindakan korupsi.
- Abraham menilai tuduhan tersebut sebagai fitnah dan menekankan pentingnya melihat fakta yang ada.
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, baru saja berbicara tentang situasi yang melibatkan Denny Indrayana, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM. Mengutip pemberitaan dari democrazy.id pada 13/09/2026, Abraham dengan tegas membantah rumor yang menyebut Denny terlibat dalam kasus korupsi proyek Payment Gateway.
Ia menjelaskan bahwa masalah yang muncul saat Denny menjabat berkaitan dengan upaya memperbaiki tata kelola di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Menurut Abraham, tuduhan bahwa Denny melakukan korupsi itu sama sekali tidak berdasar secara hukum.
Abraham Samad Bantah Denny Korupsi
Abraham menegaskan bahwa posisi Denny dalam proyek Payment Gateway tidak sesuai dengan rumor yang beredar. Denny waktu itu hanya menjalankan tugasnya untuk membenahi tata kelola kementerian. Abraham juga menekankan bahwa tindakan tersebut tidak bisa dipandang sebagai tindakan korupsi.
“Yang sebenarnya terjadi pada saat itu, Denny Indrayana selaku Wakil Menteri Hukum dan HAM melakukan perbaikan tata kelola di Kementerian Hukum dan HAM,” ujar Abraham, dikutip fajar.co.id, Minggu (13/9/2026). Ia juga mempertegas pandangannya terkait tuduhan korupsi yang ditujukan kepada Denny. “Jadi bukan Denny Indrayana melakukan korupsi di proyek Payment Gateway,” tukasnya.
Sebut Rumor sebagai Fitnah
Abraham juga menyinggung kabar burung yang beredar sebagai fitnah dan tidak berdasar. Ia menekankan pentingnya melihat fakta dan tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan. Dengan pernyataan ini, Abraham Samad menunjukkan dukungannya terhadap Denny Indrayana di tengah isu yang beredar.
Sebagai penutup, berita ini menggambarkan bagaimana tokoh publik saling mendukung di tengah rumor yang beredar.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: democrazy.id (13/09/2026)
0 Komentar