Teriakan Maut: Awal Hancurnya Hubungan Prabowo dan Jokowi?

📌 Ringkasan Berita:
  • Teriakan "Hidup Jokowi" oleh Prabowo di acara HUT Partai Gerindra menjadi sorotan dan dianggap sebagai sinyal adanya masalah dalam hubungan mereka.
  • Menurut mantan Ketua AJI, Lukas Luwarso, teriakan Prabowo yang tidak ada dalam naskah pidatonya menunjukkan adanya pertentangan batin di internal partai.
  • Ekspresi spontan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai dinamika kekuasaan dan pengaruh mantan presiden dalam hubungan Prabowo dan Jokowi.

Belakangan ini, hubungan antara Prabowo dan Jokowi jadi sorotan karena teriakan "Hidup Jokowi" yang muncul dalam sebuah acara perayaan partai.

Sinyal Kegalauan di Balik Mimbar

Mengutip pemberitaan dari democrazy.id pada 05/08/2026, pekikan tersebut dianggap lebih dari sekadar basa-basi politik dan jadi sinyal bahwa ada yang nggak beres dalam keharmonisan kekuasaan.

Ketika Spontanitas Jadi Tanda Pertentangan

Pernyataan dari Lukas Luwarso, mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), menyoroti bahwa seruan Prabowo dalam HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, pada Februari 2025 adalah kejutan karena tidak ada dalam draf pidatonya.

Menurut Lukas, ekspresi yang keluar tanpa naskah itu menunjukkan adanya pertentangan batin dan perdebatan di internal partai tentang pengaruh mantan presiden.

“Kenapa dia harus teriak itu? Semua kaget kan?… Apa yang harus dijelaskan atau ditegaskan dengan teriakan itu? perlawanan dong kalau orang merasa perlu berteriak itu…” kata Lukas.

Kesimpulan

Jadi, apa kamu setuju kalau teriakan itu jadi tanda masalah antara Prabowo dan Jokowi? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: democrazy.id (05/08/2026)

0 Komentar

Produk Sponsor