Roy Suryo Ungkap Kejanggalan Dokumen Gibran: Gelar Sarjana dan Riwayat Pendidikan Berubah

📌 Ringkasan Berita:
  • Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan setelah Roy Suryo dan Luke Susilo mengungkap kejanggalan dalam dokumen pendidikan yang diajukan ke KPU.
  • Mereka mengajukan permohonan ke Komisi Informasi Pusat untuk mendapatkan kejelasan mengenai dokumen yang digunakan dalam pencalonan Gibran di Pilpres.
  • Temuan menunjukkan ada ketidaksesuaian dalam prosedur penyetaraan ijazah dan perbedaan dalam riwayat pendidikan yang disampaikan, menarik perhatian publik untuk menunggu tanggapan pihak berwenang.

Kasus tentang Gibran Rakabuming Raka kembali hangat diperbincangkan setelah Roy Suryo dan Luke Susilo mengungkap beberapa temuan menarik terkait riwayat pendidikannya.

Merujuk Pemberitaan dari Democrazy.id

Melansir pemberitaan dari democrazy.id pada 12/08/2026, duo ini menyoroti keabsahan dokumen pendidikan Gibran yang bikin penasaran banyak orang.

Dalam pertemuan setelah persidangan di Jakarta Selatan, mereka membagikan dokumen yang menimbulkan tanda tanya seputar pendidikan Gibran di luar negeri.

Luke Susilo juga menyebutkan bahwa mereka telah mengajukan permohonan sengketa informasi ke Komisi Informasi Pusat (KIP) buat meminta kejelasan dokumen yang diserahkan ke KPU saat Pilpres.

“Saya meminta dokumen spesifik yang digunakan oleh pasangan Prabowo-Gibran untuk memenuhi syarat pencalonan di KPU, khususnya terkait pasal-pasal di PKPU No. 19 Tahun 2023,” ujar Luke Susilo dalam tayangan di saluran Sentana TV.

Soroti Ketidaksesuaian Prosedur dan Riwayat Pendidikan

Roy Suryo dan Luke Susilo kemudian mengangkat beberapa poin yang dianggap janggal dalam dokumen tersebut.

Salah satu perhatian utama adalah syarat penyetaraan ijazah yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Roy Suryo membacakan 11 persyaratan administratif yang seharusnya dipenuhi untuk penerbitan surat keterangan penyetaraan, seperti melampirkan rapor 3 tahun terakhir dan surat keterangan resmi dari KBRI pada tahun berjalan.

Tak hanya itu, mereka juga menemukan perbedaan dalam riwayat pendidikan yang disampaikan.

Kita Tunggu Tindak Lanjut dari Pihak Berwenang

Dengan berbagai temuan ini, perhatian publik semakin tertuju pada kasus Gibran dan bagaimana pihak berwenang akan menanggapi isu ini.

Kesimpulannya, kasus ini membuka banyak pertanyaan tentang keabsahan dokumen pendidikan yang seharusnya dipastikan kebenarannya.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: democrazy.id (12/08/2026)

0 Komentar

Produk Sponsor