Rekening Rp394 Juta Terblokir, Cheng Hua Minta Penjelasan dari Bank Mandiri

📌 Ringkasan Berita:
  • Cheng Hua, nasabah Bank Mandiri, melaporkan rekeningnya diblokir dan saldonya berkurang Rp90 juta tanpa penjelasan yang jelas.
  • Rekening diblokir pada 5 September 2024 terkait masalah utang, namun saldo yang hilang tidak dapat dijelaskan oleh bank.
  • Kuasa hukum Cheng mempertanyakan kebijakan bank yang memblokir rekening tabungan pribadi yang tidak terkait dengan pinjaman.

Baru-baru ini, ada masalah yang bikin heboh di Jambi tentang rekening yang diblokir dan saldo yang berkurang.

Pembukaan Kasus Berita

Melansir pemberitaan dari democrazy.id pada 30/08/2026, seorang nasabah bernama Cheng Hua mengaku kalau rekening pribadinya di Bank Mandiri sempat diblokir saat dia punya saldo Rp394.943.989.

Tidak hanya itu, Cheng juga menemukan bahwa saldonya berkurang sebesar Rp90.059.489.

Dia pun meminta Bank Mandiri untuk memberikan penjelasan resmi tentang alasan pemblokiran rekening dan ke mana uang yang hilang itu pergi.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan cerita Cheng Hua, masalah ini mulai muncul pada 5 September 2024.

Saat dia mau tarik uang di ATM Bank Mandiri, dia terkejut karena rekeningnya enggak bisa dipakai.

Cheng menjelaskan bahwa di layar ATM, muncul keterangan bahwa rekeningnya telah terblokir.

“Saya kaget, tertulis di rekening pribadi saya terblokir,” ujar Cheng Hua.

Dia mengaku saat itu, saldo di rekeningnya adalah Rp394.943.989.

Merasa ada yang aneh, Cheng pun langsung mendatangi Bank Mandiri untuk meminta penjelasan.

Pada 19 September 2024, pihak bank menjelaskan bahwa pemblokiran tersebut terkait dengan masalah utang yang belum diselesaikannya.

Tapi masalah semakin rumit ketika, pada 20 September 2024, Cheng menemukan saldo rekeningnya berkurang Rp90.059.489.

“Sampai saat ini, sudah hampir dua tahun saya masih menanyakan uang Rp90 juta tersebut dikemanakan,” ungkap Cheng Hua.

Pertanyaan dan Klarifikasi

Cheng mengakui bahwa dia memang punya utang kepada Bank Mandiri lewat rekening pinjaman yang berbeda.

Namun dia masih bingung kenapa rekening tabungannya juga ikut diblokir dan saldonya berkurang.

Menurut Cheng dan kuasa hukumnya, Rico Vino, rekening yang bermasalah itu adalah rekening tabungan pribadi dan bukan rekening pinjaman.

Rico mengatakan bahwa mereka mempertanyakan dasar dan mekanisme pemblokiran serta pengurangan dana tersebut.

“Yang diblokir dan dialihkan dananya adalah rekening tabungan pribadi Cheng Hua yang tidak ada hubungannya dengan rekening pinjaman,” ujar Rico Vino.

Rico juga menambahkan bahwa masalah utang Cheng sudah melalui proses penanganan dengan jaminan yang dimiliki kliennya.

Kesimpulan

Kasus ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai kebijakan bank dalam memblokir rekening dan mengurangi saldo nasabah tanpa penjelasan yang jelas.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: democrazy.id (30/08/2026)

0 Komentar

Produk Sponsor