
- Prabowo Subianto membuat pernyataan kontroversial saat peluncuran buku Bahlil Lahadalia, menyebut nilai 100 milik Tuhan dan 99 milik Presiden.
- Acara peluncuran buku tersebut juga merayakan ulang tahun Bahlil yang ke-50 dan dihadiri oleh banyak menteri serta tokoh nasional.
- Pernyataan Prabowo menuai beragam respons dari publik, dengan beberapa menganggapnya unik dan yang lain merasa sensitif terhadap konteksnya.
Prabowo Subianto baru-baru ini bikin heboh dengan pernyataan kontroversialnya dalam sebuah acara peluncuran buku.
Pernyataan Blunder Prabowo
Melansir pemberitaan dari democrazy.id pada 08/08/2026, Prabowo memberikan sambutan di acara peluncuran buku Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, di The Ballroom at Djakarta Theater, Jakarta Pusat, pada 7 Agustus 2026.
Acara ini adalah peluncuran 10 buku yang ditulis oleh Bahlil berjudul "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia".
Buku-buku tersebut mengupas tentang rekam jejak, pemikiran, dan kebijakan terkait investasi, energi, dan hilirisasi nasional.
Peluncuran ini juga bertepatan dengan ulang tahun Bahlil yang ke-50.
Prabowo hadir dalam acara tersebut bersama sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih dan tokoh nasional lainnya.
Dalam pidatonya, Prabowo memberikan pujian kepada Bahlil dan menyebutnya sebagai menteri yang berhasil dengan nilai raport "MEMUASKAN".
“Orang yang berkerja lama sama saya pasti tahu bahwa saya ini orang yang susah kasih nilai. Karena apa? 100 itu milik Yang Maha Kuasa. 99 milik Presiden Republik Indonesia,” kata Prabowo yang disambut tepuk tangan.
👇👇
[VIDEO]
Acara Peluncuran yang Meriah
Acara ini dihadiri oleh banyak tamu undangan dari berbagai kalangan, termasuk menteri dan tokoh nasional.
Bahlil meluncurkan buku-buku tersebut sekaligus sebagai cara untuk merayakan perjalanan kariernya.
Prabowo yang dikenal sebagai sosok yang terbuka, tidak ragu untuk menunjukkan apresiasi kepada Bahlil di hadapan publik.
Pidatonya menampilkan momen yang cukup mengundang perhatian karena pernyataannya yang cukup berani.
Respons Publik
Pernyataan Prabowo yang mengaitkan nilai dengan kekuasaan Tuhan dan presiden ini menuai beragam tanggapan dari publik.
Beberapa orang menganggap pernyataan tersebut cukup unik, sementara yang lainnya merasa itu bisa jadi dianggap sensitif.
Acara ini berhasil menarik perhatian media dan masyarakat, menciptakan diskusi di kalangan pengamat politik.
Kesimpulannya, pernyataan Prabowo kembali menjadi sorotan dalam panggung politik Indonesia.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: democrazy.id (08/08/2026)
0 Komentar