
- Budi Arie Setiadi mengeluarkan pernyataan tentang kemungkinan "percepatan" sebelum Pemilu 2029, yang memicu reaksi dari PKS.
- PKS menilai pernyataan tersebut sebagai provokasi politik yang berbahaya dan menekankan pentingnya menghormati konstitusi yang mengatur masa jabatan Presiden.
- PKS mendukung Prabowo Subianto untuk menjalankan mandatnya hingga 2029, sambil tetap menjaga sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah.
Pernyataan Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan adanya "percepatan" sebelum Pemilu 2029 bikin geger, dan PKS langsung angkat suara.
Reaksi PKS terhadap Pernyataan Budi Arie
Mengutip pemberitaan dari gelora.co pada 2026-08-31, Kepala Kantor Staf Presiden PKS, Pipin Sopian, menilai pernyataan itu sebagai provokasi politik yang tidak sehat dan berbahaya bagi demokrasi Indonesia.
Menurut Pipin, wacana tersebut seharusnya tidak dilemparkan ke publik tanpa penjelasan yang jelas tentang apa yang dimaksud dengan "percepatan" dan mekanisme konstitusional yang akan digunakan.
“Saya melihat pernyataan Budi Arie ini sebagai bentuk provokasi politik. Istilah ‘percepatan’ sebelum 2029 bukan pernyataan yang ringan. Ini bisa menimbulkan spekulasi, kegaduhan, dan ketidakpastian politik di tengah masyarakat,” ujar Pipin dalam keterangan yang diterima redaksi.
Pentingnya Menghormati Konstitusi
Juru Bicara PKS ini menegaskan bahwa Indonesia sudah memiliki mekanisme konstitusional untuk mengatur masa jabatan Presiden dan proses pergantian kekuasaan.
Karena itu, tidak seharusnya ada upaya membangun opini publik seolah-olah pergantian atau perubahan kekuasaan bisa dilakukan hanya berdasarkan situasi politik yang sesaat.
“Kita tidak boleh bermain-main dengan konstitusi. Presiden memiliki mandat rakyat untuk memimpin sampai 2029. Mandat itu harus dihormati dan dijaga bersama,” tegasnya.
Kesimpulan dan Dukungan terhadap Prabowo
Alumni Ilmu Politik UI ini juga menyebutkan bahwa pernyataan Budi Arie disampaikan saat mantan Presiden Joko Widodo berada di sampingnya, yang pasti menimbulkan pertanyaan di masyarakat.
“Kami tidak sedang menuduh Pak Jokowi. Tetapi publik tentu bertanya, mengapa wacana ‘percepatan’ ini muncul dan disampaikan dalam situasi seperti itu?” tutur dia.
Pipin juga menegaskan bahwa PKS mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar dapat menjalankan mandat rakyat secara penuh sampai 2029.
Menurutnya, semua elemen bangsa seharusnya memberi ruang kepada Presiden Prabowo untuk menyelesaikan berbagai masalah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Keputusan Musyawarah Majelis Syuro PKS mendukung Presiden Prabowo untuk sukses memimpin Indonesia sampai 2029. Pemerintah harus diberi kesempatan untuk bekerja,” ungkap Pipin.
Ia menambahkan bahwa dukungan tersebut tidak berarti PKS kehilangan sikap kritis, dan pemerintah tetap harus dikawal agar kebijakan berjalan sesuai harapan.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: gelora.co (2026-08-31)
0 Komentar