
- Pengamat politik Rizal Fadillah mengkritik pernyataan Presiden Prabowo yang dianggap bisa memicu polemik di masyarakat.
- Dua pernyataan Prabowo tentang penggilingan padi dan Ibu Susanah dinilai tidak sepele dan perlu klarifikasi lebih lanjut.
- Rizal mengusulkan pemeriksaan kejiwaan untuk Prabowo agar pernyataannya lebih akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman publik.
Beberapa pernyataan Presiden Prabowo saat pidato baru-baru ini menarik perhatian dan kritik dari pengamat politik Rizal Fadillah.
Pengamat Soroti Pidato Prabowo
Mengutip pemberitaan dari democrazy.id pada 17/08/2026, Rizal menekankan bahwa ada banyak pernyataan Prabowo yang bisa bikin polemik di masyarakat.
Dia menganggap kalau pernyataan soal keuntungan penggilingan padi sampai Rp2 triliun dan Ibu Susanah yang digaji Rp700 ribu per kilogram itu jadi isu serius.
Rizal bilang, "Pernyataan seorang kepala negara semestinya didukung data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik."
Seriusan sampe kudu diingetin?
Saat pidato, Presiden Prabowo diingatkan waktu Shalat Jumat karena sudah 11.40. pic.twitter.com/xDi4g5c18w
— Maria A. Alkaff (@MariaAlkaff_) August 14, 2026
Dua Pernyataan Prabowo Bikin Gaduh
Rizal juga mengamati dua pidato terakhir Prabowo di Cilacap dan Jakarta sebagai momen yang perlu dikritisi.
Dia merasa bahwa komentar tentang pengusaha penggilingan padi dan Ibu Susanah bukanlah hal sepele.
“Bualan pertama tentang pengusaha satu penggilingan padi dan bualan kedua mengenai Ibu Susanah,” ungkap Rizal, Senin (17/8/2026).
Dalam konteks ini, Rizal mengusulkan agar ada pemeriksaan kejiwaan bagi Prabowo untuk memastikan kewarasan dalam pidatonya.
Usulan Pemeriksaan Kewarasan
Dia menegaskan bahwa negara butuh kejelasan dan kewarasan dari pemimpinnya agar tidak ada kesalahpahaman di masyarakat.
Rizal mengingatkan bahwa saat berbicara di depan publik, pernyataan harus didukung oleh data yang akurat.
Hal ini penting untuk mencegah keraguan dan spekulasi yang bisa merugikan citra pemerintah.
Dalam situasi ini, Rizal mengajak semua pihak untuk lebih kritis terhadap pernyataan pemimpin demi kebaikan bersama.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: democrazy.id (17/08/2026)
0 Komentar