
- Stabilitas nasional sangat penting dan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
- Kritik terhadap pemerintah tetap diperlukan untuk perbaikan, asalkan berbasis data dan fakta, tanpa mengarah pada provokasi.
- Masyarakat harus aktif mengawasi pembangunan dan tidak hanya mendukung, agar stabilitas dan kemajuan dapat terjaga dengan baik.
Menjaga situasi nasional tetap aman dan kondusif itu penting banget, dan ini bukan cuma tanggung jawab pemerintah saja.
Mengutip pemberitaan dari gelora.co pada 2026-08-25, masyarakat punya peran besar dalam merawat persatuan dan mengawasi pembangunan.
Jejep Falahul Alam, seorang wartawan senior dari Majalengka, menyampaikan seruan "Jaga Jakarta, Jaga Indonesia".
Ia menekankan bahwa stabilitas nasional itu krusial supaya semua aspek kehidupan, kayak pemerintahan dan ekonomi, bisa berjalan normal.
Jejep, yang pernah jadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Majalengka selama dua periode, bilang Jakarta itu pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi nasional.
Oleh karena itu, kondisi keamanan di Jakarta itu berpengaruh besar terhadap keseluruhan situasi nasional.
Menjaga kedamaian di Jakarta sama dengan menjaga stabilitas Indonesia secara keseluruhan.
"Pembangunan nasional tidak akan berjalan maksimal tanpa persatuan dan keharmonisan sosial," kata Jejep.
Stabilitas Bukan Berarti Kritik Dihentikan
Jejep juga menegaskan bahwa menjaga stabilitas bukan berarti menghentikan kritik terhadap pemerintah.
Masyarakat masih punya hak untuk menyampaikan aspirasi dan mengawasi jalannya pemerintahan.
Dia bilang, kritik yang berbasis data dan fakta itu penting buat perbaikan kebijakan pemerintah.
"Perbedaan pendapat itu hal yang lumrah di negeri kita dan itu rahmat dalam agama Islam," ujar mantan pengurus PWI Jawa Barat tersebut.
Ia mengajak semua orang untuk bisa membedakan antara kritik konstruktif dan provokasi.
Kritik harus tetap diberi ruang luas, sedangkan hoaks dan ujaran kebencian sebaiknya dihindari.
Kawal Pembangunan, Bukan Sekadar Mendukung
Jejep menekankan pentingnya menjadikan masyarakat sebagai subjek dalam pengawasan pembangunan.
Dia bilang, banyak agenda pemerintah yang perlu dikawal publik, seperti ketahanan pangan dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Tapi, pengawalan itu tidak melulu harus dalam bentuk dukungan.
"Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, tapi pada saat yang sama masyarakat juga memiliki hak untuk mengawasi dan memberikan kritik. Keduanya harus berjalan beriringan," kata Jejep.
Maka dengan demikian, stabilitas yang diharapkan bisa terjaga dengan baik.
Sebagai penutup, penting bagi masyarakat untuk tetap aktif dalam menyuarakan pendapat dan mengawasi jalannya pemerintahan.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: gelora.co (2026-08-25)
0 Komentar