
- Dian Wirengjurit, mantan Dubes RI untuk Iran, klarifikasi tuduhan tentang senjata nuklir Iran kepada Prabowo Subianto.
- Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) yang berlaku sejak 1970 bertujuan mencegah penyebaran senjata nuklir dan mendorong energi nuklir damai.
- 191 negara, termasuk Indonesia dan Iran, berkomitmen untuk tidak memiliki senjata nuklir di luar negara-negara yang diizinkan, namun ada empat negara lain yang telah mengembangkan senjata nuklir tanpa bergabung dengan NPT.
Mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Dian Wirengjurit, memberikan klarifikasi kepada Prabowo Subianto terkait tuduhan bahwa Iran memiliki senjata nuklir.
Pernyataan Dian Wirengjurit
Melansir pemberitaan dari democrazy.id pada 08/08/2026, Dian menjelaskan bahwa isu nuklir sudah ada sejak Perang Dunia 2 dan terus menjadi kontroversi di forum internasional termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sampai detik ini.
Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir
PBB sebetulnya sudah memiliki mekanisme untuk mengurangi penyebaran senjata nuklir melalui perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (Nuclear Non-Proliferation Treaty atau NPT).
NPT adalah kesepakatan internasional tahun 1968 yang mulai berlaku pada 5 Maret 1970.
Perjanjian ini bertujuan mencegah penyebaran senjata nuklir, mendorong pelucutan senjata, dan mempromosikan penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai.
Partisipasi Negara dalam NPT
Sebanyak 191 negara telah bergabung dalam perjanjian ini, termasuk Indonesia dan juga Iran.
“Artinya negara-negara ini sudah punya komitmen bersama, tidak akan memiliki senjata nuklir di luar negara-negara yang berdasarkan NPT memang diizinkan memilikinya, yaitu Amerika, Rusia, Cina, Perancis, dan Inggris,” urai Dian seperti dimuat pada Jumat (7/8/2026).
Akan tetapi, lanjutnya, sejak NPT disepakati tahun 1968 hingga saat ini, kenyataannya sudah ada empat negara lain di luar NPT yang mengembangkan senjata nuklir, yaitu Israel, India, Pakistan, dan Korea Utara.
Berita ini menunjukkan bahwa isu senjata nuklir masih jadi topik hangat di pentas global.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: democrazy.id (08/08/2026)
0 Komentar