Isu Pergantian Kapolri Menguat, Surpres Sudah Dikirim ke DPR?

📌 Ringkasan Berita:
  • Isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ramai dibicarakan setelah kabar tentang Surpres dari Presiden Prabowo Subianto ke DPR.
  • Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, membantah adanya surat presiden tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas.
  • Kinerja Jenderal Listyo Sigit masih dianggap baik oleh anggota DPR, sehingga tidak ada alasan untuk spekulasi pergantian Kapolri saat ini.

Isu tentang pergantian Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo kembali menjadi perbincangan hangat setelah terdengar kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) terkait calon Kapolri baru ke DPR.

Merespons Kabar Tersebut

Melansir pemberitaan dari gelora.co pada 2026-08-04, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman membantah kabar itu dan menegaskan bahwa hingga saat ini DPR belum menerima Surpres mengenai pergantian Kapolri.

"Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri," tegas Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

Dia juga meminta masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar tanpa dasar yang jelas.

"Kami mengimbau baiknya masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya," imbuhnya.

Kinerja Kapolri Dapat Apresiasi

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni juga mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada informasi mengenai usulan nama calon Kapolri yang masuk ke DPR.

"Kalau isu dikirim kan kita udah tahu. Kalau kalian tanya pasti gua jawab. Masalahnya belum ada," kata Sahroni.

Ia menilai bahwa kinerja Jenderal Listyo Sigit masih baik sehingga tidak ada alasan untuk berspekulasi mengenai pergantian Kapolri.

"Kinerja Kapolri bagus kok. Cuma kan isu terkait dengan bagaimana Kapolri diganti kan hembusannya kencang, wajar kan beliau udah 5 tahun, gitu," tambahnya.

Sahroni menambahkan bahwa Listyo Sigit telah menjalankan tugasnya dengan profesional meskipun ada beberapa kekurangan yang dinilai wajar.

"Dia kan bekerja luar biasa loh. Pengamanan, walaupun ada kurangnya wajarlah. Namanya pemimpin kalau nggak ada kurangnya itu namanya Tuhan, gitu," ucap Sahroni.

Calon Pengganti Sudah Beredar

Kabar mengenai pergantian Kapolri sebenarnya sudah beredar sejak 2025, di mana muncul isu bahwa Presiden Prabowo telah menyiapkan nama calon pengganti Jenderal Listyo Sigit.

Sejumlah informasi di media sosial bahkan menyebut calon Kapolri berinisial "D", sementara kabar lain menyebutkan inisial yang berbeda.

Namun, hingga kini informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh Istana atau DPR.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Presiden punya kewenangan untuk mengajukan calon Kapolri kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan.

Biasanya, Presiden akan mengusulkan satu nama yang kemudian menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR sebelum ditetapkan.

Dalam situasi ini, pembicaraan mengenai pergantian Kapolri semakin ramai meskipun belum ada langkah resmi yang diambil.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: gelora.co (2026-08-04)

0 Komentar

Produk Sponsor