
- Gus Miftah menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak terlibat dalam pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35 NU.
- Dia berharap tidak ada pihak yang membawa nama Istana untuk menghindari kesalahpahaman terkait pemilihan tersebut.
- Muktamar ke-35 NU diharapkan menjadi momen penting untuk menentukan arah organisasi dan memastikan pemilihan berlangsung fair tanpa tekanan eksternal.
Gus Miftah baru-baru ini bilang bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak ikut campur dalam pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35 NU yang bakal diadakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, mulai 27 hingga 31 Agustus 2026.
Pernyataan Gus Miftah
Melansir pemberitaan dari keuangannews.id pada 11/08/2026, Gus Miftah menegaskan bahwa berdasarkan pengetahuannya, Istana tidak terlibat dalam proses tersebut.
Isu Intervensi
Dia berharap agar tidak ada yang membawa-bawa nama Istana dalam konteks pemilihan ini, karena hal itu bisa menimbulkan kesalahpahaman.
Muktamar ke-35 NU
Muktamar ke-35 NU ini diharapkan menjadi momen penting bagi organisasi dan anggotanya untuk menentukan arah ke depan.
Dalam situasi ini, Gus Miftah berusaha memastikan bahwa pemilihan berjalan secara fair dan tidak ada tekanan dari pihak manapun.
Kesimpulannya, penting bagi semua pihak untuk memahami bahwa pemilihan ini adalah murni proses internal dan tidak ada intervensi luar.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: keuangannews.id (11/08/2026)
0 Komentar