
- Connie Rahakundini mengkritik Presiden Prabowo Subianto agar lebih terbuka terhadap kritik dan masukan dari orang-orang di sekitarnya.
- Dia menyoroti pentingnya Prabowo mendengarkan saran dari individu cerdas seperti Sufmi Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin.
- Connie menekankan bahwa seorang presiden harus siap menerima kritik, bahkan jika tidak sejalan dengan pandangan pemerintah.
Connie Rahakundini, seorang pengamat militer dan intelijen, memberikan kritik tajam kepada Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah wawancara.
Kritik Terhadap Gaya Kepemimpinan
Menyimak pemberitaan dari democrazy.id pada 21/08/2026, Connie meminta Prabowo untuk lebih terbuka dalam mendengarkan kritik dan masukan dari orang-orang di sekitarnya.
Dia merasa bahwa Prabowo dikelilingi oleh banyak orang yang cerdas dan kompeten.
Connie menyebut nama-nama seperti Sufmi Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai individu yang memiliki kapasitas yang baik.
“Pak Prabowo, orang dekat Bapak tuh banyak banget yang pintar. Pak Dasco tuh pintar banget, Pak Sjafrie pintar,” ujar Connie di channel YouTube Hendri Satrio, Jumat (21/8/2026).
Dia juga menekankan bahwa Prabowo harus membuka akses untuk berbagai masukan dari luar lingkaran terdekatnya.
Pentingnya Mendengarkan Kritik
“Panggil mereka, Pak. Jangan di depan pintu ditahan sama Teddy,” katanya, menekankan pentingnya mendengarkan kritik.
Connie menilai bahwa seorang presiden mesti bersedia mendengarkan masukan, bahkan ketika kritik tersebut tidak sejalan dengan pandangan pemerintah.
Dia memberikan contoh tentang pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sempat dia hargai, tetapi kemudian dia kritik setelah menemukan kesalahan.
“10 tambah 6 itu bukan 17. Itu benar, gue cocok. Jadi maksud gue, Pak Presiden itu...”
Kesimpulan dan Ajakan Diskusi
Kesimpulannya, Connie Rahakundini mengajak Presiden Prabowo untuk lebih terbuka dalam menerima kritik dan masukan dari sekelilingnya.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: democrazy.id (21/08/2026)
0 Komentar