Budi Arie Bicara Pemilu 2029, Banyak yang Tidak Setuju

📌 Ringkasan Berita:
  • Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Relawan Projo, membuat pernyataan kontroversial mengenai kemungkinan percepatan Pemilu 2029 yang dianggap serius oleh banyak pihak.
  • Ahmad Haikal Hasan menilai ucapan Budi Arie tidak pantas dan meminta penyelidikan lebih lanjut, menganggap ada niatan di balik pernyataan tersebut.
  • Setelah pernyataannya viral, Budi Arie meminta maaf, namun Haikal berpendapat bahwa permintaan maafnya tidak cukup untuk mengatasi masalah yang muncul.

Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Relawan Projo, bikin heboh dengan ucapannya tentang kemungkinan percepatan Pemilu 2029 yang dianggap nggak bisa dimaafkan.

Pernyataan yang Mengundang Pertanyaan

Menyimak pemberitaan dari gelora.co pada 2026-08-28, tokoh nasional Ahmad Haikal Hasan minta agar maksud di balik pernyataan tersebut ditelusuri lebih dalam.

Dia mengungkapkan bahwa pernyataan itu disampaikan dalam sebuah forum yang mirip rapat dan mendapatkan respon dari para peserta.

Haikal merasa ucapan tersebut seharusnya mendapat perhatian serius.

“Kalau sampai keluar ucapan seperti itu, itu berarti sesuatu yang sudah dipikirkan, direncanakan, bukan spontan ujuk-ujuk begitu,” kata Haikal.

Kontroversi di Balik Ucapan Budi Arie

Haikal juga berpendapat bahwa Budi Arie tidak pantas mengeluarkan pernyataan tersebut karena dia pernah diselamatkan dan diberi jabatan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi Budi Arie tidak pantas bicara seperti itu. Ingat, justru Budi Arie diselamatkan oleh Pak Prabowo,” ujarnya.

Dia tidak ingin berspekulasi tentang orang-orang di sekitar Budi Arie, tetapi merasa pernyataan mengenai percepatan Pemilu 2029 tetap perlu diselidiki.

“Saya enggak memusingkan siapa di sekitar Budi Arie, ya. Tapi itu adalah ucapan Budi Arie yang ada sebuah niatan, ada sebuah mens rea, kalau orang hukum bilang,” tegasnya.

Klarifikasi dan Permintaan Maaf Budi Arie

Haikal juga berpendapat bahwa permintaan maaf Budi Arie setelah video pernyataannya viral tidak cukup untuk menyelesaikan masalah.

“Kalau itu sudah dilontarkan, kemudian sekarang dia minta maaf, terus apa maksudnya enggak mau lagi, enggak ada ucapan lagi atau tidak ada rencana lagi? Enggak bisa,” katanya.

Dia menegaskan akan menyelidiki lebih dalam jika ada gerakan untuk mempercepat Pemilu 2029.

“Kita melihat itu sebuah ucapan yang sistematis. Kita melihat itu sebuah gerakan. Jangan dikira kita diam saja. Kalau ada gerakan untuk percepatan Pemilu 2029, kita enggak bakal diam,” ujar Haikal.

Sebelumnya, video berdurasi sekitar 1 menit 47 detik memperlihatkan Budi Arie berbicara dalam forum dengan Presiden Joko Widodo di sebelahnya beredar luas.

Dalam video tersebut, Budi Arie menyatakan bahwa dia memiliki insting situasi politik bisa terjadi “lebih cepat dari 2029” dan mempertanyakan kesiapan peserta forum jika itu terjadi.

Setelah video tersebut viral, Budi Arie pun mengklarifikasi melalui rekaman video dan meminta maaf kepada pihak-pihak yang merasa tidak berkenan atas pernyataannya.

Kesimpulannya, pernyataan Budi Arie tentang percepatan Pemilu 2029 menimbulkan banyak reaksi dan diskusi, serta membuka peluang untuk percakapan lebih lanjut mengenai situasi politik saat ini.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: gelora.co (2026-08-28)

0 Komentar

Produk Sponsor