Prabowo: Pemimpin Bohong Jadi Bencana bagi Rakyat di Lombok Barat

📌 Ringkasan Berita:
  • Prabowo Subianto menekankan pentingnya pemimpin daerah untuk mengutamakan kepentingan rakyat saat meresmikan bendungan di Lombok Barat.
  • Dia mengingatkan bahwa cinta terhadap rakyat harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan dan keputusan yang diambil oleh para pemimpin.
  • Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu, saling memaafkan, dan menjauhi kebohongan dalam kepemimpinan demi kesejahteraan masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini nge-statement terkait tanggung jawab para pemimpin daerah untuk mengutamakan kepentingan rakyat.

Pentingnya Tanggung Jawab Pemimpin

Menyimak pemberitaan dari gelora.co pada 2026-07-10, Prabowo menyampaikan pesan ini saat meresmikan lima bendungan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dia menitipkan harapan kepada para pemimpin daerah untuk mengelola pemerintahan dengan bijak dan berpihak kepada masyarakat.

Prabowo bilang, "Saya titip NTB. Pimpinannya, para gubernur, bupati, pimpinlah dengan arif, dengan baik."

Cinta Rakyat Sebagai Landasan Kebijakan

Dia juga menegaskan bahwa cinta terhadap rakyat harus jadi dasar utama setiap pemimpin dalam mengambil keputusan.

Prabowo menginginkan para kepala daerah untuk selalu menggunakan kebijakan yang berlandaskan akal sehat dan menghindari niat memperkaya diri sendiri di atas penderitaan masyarakat.

"Cinta kepada rakyat. Dasarnya adalah demikian. Urus rakyatmu. Gunakan kebijakan-kebijakan yang akal sehat. Hindari niat jadi kaya di atas penderitaan rakyat kecil. Jauhi pikiran seperti itu. Itu dosa yang paling jahat," tegas Prabowo.

Ajakan untuk Bersatu

Lebih jauh, Prabowo mengajak semua elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan saling memaafkan.

Dia mengingatkan supaya kita semua menjauhi sikap licik dan kebohongan yang bisa merusak kepercayaan publik.

"Saya mengajak semua unsur. Mari kita bersatu. Mari kita saling memaafkan kekurangan kita masing-masing. Mari kita maafkan. Kita bersatu. Kita berpikir baik. Jangan berpikir jahat. Jangan licik. Jangan nipu. Jangan bohong," ungkapnya.

Prabowo mengakhiri pesannya dengan menegaskan bahwa kepemimpinan yang tidak jujur hanya akan merugikan masyarakat.

"Pemimpin yang suka bohong adalah bencana bagi rakyat," pungkas Prabowo.

Kesimpulannya, Prabowo mengingatkan pentingnya kejujuran dan tanggung jawab dalam kepemimpinan untuk kesejahteraan masyarakat.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: gelora.co (2026-07-10)

0 Komentar

Produk Sponsor