
- Prabowo Subianto menghadapi masalah besar terkait elektabilitasnya yang bisa semakin menurun jika sektor ekonomi, politik, dan hukum tidak diperbaiki.
- Peluang Prabowo untuk menang di Pilpres 2029 berkurang seiring dengan penurunan elektabilitasnya, menurut pengamat politik Jamiluddin Ritonga.
- Jamiluddin juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap menteri-menteri di sektor terkait agar langkah strategis bisa diambil untuk menjaga peluang Prabowo.
Prabowo Subianto, yang jadi Presiden RI, ternyata lagi menghadapi masalah gede banget soal elektabilitasnya.
Pengamat politik Jamiluddin Ritonga bilang, kalau sektor ekonomi, politik, dan hukum nggak diperbaiki, elektabilitas Prabowo bisa makin jatuh.
"Maka, elektabilitasnya berpeluang makin anjlok," kata Jamiluddin lewat pesan.
Dia juga menyebut, peluang Prabowo buat menang di Pilpres 2029 otomatis bakal berkurang seiring dengan penurunan elektabilitasnya.
Pengamat Bicara Tentang Reshuffle
Melansir pemberitaan dari keuangannews.id pada 31/07/2026, Jamiluddin mengingatkan pentingnya menteri-menteri yang mengurus sektor-sektor ini untuk dievaluasi.
Dia menganggap, jika kondisi ini terus dibiarkan, Prabowo harus siap dengan konsekuensi yang mungkin timbul.
Peluang Prabowo Yang Menipis
Jamiluddin menekankan bahwa makin menurunnya elektabilitas bisa berarti peluang Prabowo untuk memenangkan pemilihan umum juga akan makin kecil.
Hal ini tentunya jadi perhatian bagi tim sukses dan juga para pendukung Prabowo.
Kesimpulan dan Interaksi
Dalam situasi ini, penting buat semua pihak untuk mempertimbangkan langkah-langkah strategis agar peluang Prabowo tetap terjaga.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: keuangannews.id (31/07/2026)
0 Komentar