
- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, menanggapi istilah 'Londo Ireng' yang diucapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
- Qodari mengajak media untuk fokus pada substansi pidato Prabowo, bukan pada polemik istilah yang digunakan.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, baru-baru ini berbicara tentang pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut jurnalis dan pengamat dengan istilah 'Londo Ireng'.
Pentingnya Melihat Isi Pidato
Melansir pemberitaan dari keuangannews.id pada 30/07/2026, Qodari mengajak media untuk tidak terjebak dalam polemik istilah tersebut.
Dia lebih menekankan agar perhatian difokuskan pada substansi isi pidato Prabowo.
Ajakan untuk Menyimak Pidato
Qodari kemudian mengajak awak media untuk melihat keseluruhan rangkaian pidato Presiden yang disampaikan.
Menanggapi Kritik dengan Bijak
Dia mengaku tidak ingin menanggapi kritik yang muncul terkait istilah yang digunakan oleh Prabowo.
Kesimpulannya, penting untuk melihat konteks yang lebih luas daripada sekadar istilah yang dipakai.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: keuangannews.id (30/07/2026)
0 Komentar