
- Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, menjadi sorotan karena keterlibatannya dalam penyidikan kasus korupsi besar oleh Kortastipidkor Polri.
- Penggeledahan dilakukan di Jakarta dan Bogor terkait dugaan korupsi batu bara dan masalah di PT Asabri serta PT Jiwasraya, termasuk pencucian uang.
- Febrie dikenal karena prestasinya dalam mengungkap megakorupsi dengan nilai kerugian negara yang sangat besar, namun kini menghadapi spekulasi tekanan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan.
Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kini jadi sorotan karena keterlibatannya dalam penyidikan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.
Penggeledahan yang Menggegerkan
Menyimak pemberitaan dari democrazy.id pada 09/07/2026, tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya baru-baru ini menggeledah beberapa lokasi di Jakarta dan Bogor terkait dugaan korupsi dari beberapa perusahaan besar.
Penggeledahan ini fokus pada kasus korupsi batu bara, serta masalah di PT Asabri dan PT Jiwasraya, termasuk dugaan pencucian uang.
Di tengah situasi ini, beredar foto yang diduga berkaitan dengan Febrie, dan rumah dinasnya juga mendapat pengamanan dari TNI atas permintaan Kejaksaan Agung.
Di balik semua ini, Febrie ternyata punya rekam jejak yang lumayan banyak dalam menangani kasus-kasus korupsi kelas kakap dengan nilai kerugian negara yang mencapai ratusan triliun rupiah.
Selama beberapa tahun terakhir, ia dikenal karena pengungkapan berbagai megakorupsi yang melibatkan pengusaha terkenal, mantan menteri, dan petinggi BUMN.
Karena prestasinya itu, Febrie jadi salah satu jaksa yang paling menonjol di Korps Adhyaksa.
Walau begitu, sekarang ada spekulasi bahwa tekanan yang diterimanya mungkin terkait dengan banyaknya kepentingan besar yang pernah disentuhnya saat menangani kasus-kasus korupsi.
Beberapa kalangan bahkan menganggap isu yang menyeret namanya ini sebagai bentuk serangan balik dari pihak-pihak yang merasa dirugikan setelah kasus-kasus besar tersebut terungkap.
Dari Timah Rp300 Triliun hingga Mafia Migas Riza Chalid
Karier Febrie Adriansyah di Korps Adhyaksa tak terlepas dari penanganan kasus-kasus korupsi terhebat di Indonesia.
Sejak memimpin Direktorat Penyidikan sampai menjabat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, ia berperan dalam mengungkap berbagai kasus yang menyita perhatian publik.
Salah satu kasus yang paling terkenal adalah dugaan korupsi dalam tata niaga komoditas timah di Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk.
Kasus ini jadi sorotan nasional karena Kejaksaan Agung mengungkapkan kerugian negara yang mencapai sekitar Rp300 triliun, termasuk dampak kerusakan lingkungan.
Perkara tersebut melibatkan puluhan tersangka, di antaranya pengusaha Harvey Moeis.
Pengungkapan kasus PT Timah dianggap sebagai tonggak penting dalam pemberantasan korupsi, karena nilainya menjadi yang terbesar dalam sejarah penegakan hukum di Indonesia.
Setelah itu, Kejaksaan Agung juga mengungkap dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) yang diperkirakan merugikan negara sekitar Rp193,7 triliun dan melibatkan sejumlah petinggi Pertamina.
Kesimpulan
Dengan berbagai kasus besar yang ditangani Febrie, situasi saat ini memunculkan banyak pertanyaan tentang tekanan yang dihadapinya.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: democrazy.id (09/07/2026)
0 Komentar