.webp)
- Muhammad Said Didu mengungkap adanya manipulasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN), yang dianggap merugikan negara.
- Kejaksaan Agung telah memperpanjang daftar tersangka korupsi terkait proyek ini menjadi enam orang, termasuk pihak swasta yang bekerja sama dengan pejabat BGN.
- Program ini diduga membesar-besarkan jumlah penerima manfaat dan titik dapur untuk menarik lebih banyak anggaran dari APBN, dengan potensi kerugian mencapai Rp300 miliar per hari.
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, mengungkapkan masalah besar dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Skandal yang Terungkap
Menyimak pemberitaan dari gelora.co pada 2026-06-20, Said Didu menilai ada modus manipulasi yang dianggap sebagai cara BGN "merampok" uang negara.
Kejaksaan Agung baru saja memperpanjang daftar tersangka korupsi pada proyek ini menjadi enam orang, setelah menangkap pihak swasta yang bekerja sama dengan petinggi BGN.
Modus Operandi yang Ditemukan
Melalui analisisnya, Said Didu memaparkan bagaimana program ini diubah untuk menarik anggaran dari APBN.
Dia menjelaskan bahwa target penerima manfaat program semula untuk warga miskin dan balita di daerah 3T (Terpencil, Tertinggal, Termiskin) malah dibesar-besarkan menjadi 82 juta anak untuk meningkatkan kuota anggaran.
Selain itu, titik dapur yang seharusnya memenuhi kebutuhan gizi juga mengalami kelebihan, dari yang seharusnya 15.000 menjadi 30.000 titik, yang berpotensi bocor hingga Rp300 miliar per hari.
Manipulasi dalam Pengelolaan
Said Didu juga mencatat adanya perubahan syarat pengelola dapur yang awalnya harus berasal dari yayasan pendidikan, kesehatan, atau agama, menjadi "bebas", sehingga dapat dikuasai oleh yayasan yang dibentuk oleh kroni pejabat BGN.
Melalui semua ini, terlihat jelas bahwa ada banyak hal yang perlu diusut terkait program ini.
Kesimpulannya, situasi di sekitar program Makan Bergizi ini memang memunculkan banyak pertanyaan.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: gelora.co (2026-06-20)
0 Komentar