Mahasiswa Universitas Tolak Audiensi dengan Wakil Presiden di DPR, Klaim Mereka Tuan

📌 Ringkasan Berita:
  • Massa aksi mahasiswa dari berbagai kampus menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR pada 19 Juni 2026, menuntut anggota dewan menemui mereka secara langsung.
  • Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Muhammad Putra, menegaskan bahwa anggota DPR seharusnya aktif menemui masyarakat yang memberikan mandat kepada mereka.
  • Aksi ini melibatkan ribuan mahasiswa dan menyebabkan penutupan arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, dengan pengamanan dari pihak kepolisian di lokasi demonstrasi.

Massa aksi dari berbagai elemen kampus dan organisasi melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR, menolak untuk masuk ke dalam untuk beraudiensi dengan anggota dewan.

Mereka justru meminta pimpinan DPR untuk turun langsung menemui demonstran yang ada di luar kompleks parlemen.

Sikap ini disampaikan oleh Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Muhammad Putra, saat aksi berlangsung di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, pada 19 Juni 2026.

Putra menegaskan, "Bukan cara kita yang masuk ke dalam, tapi kewajiban mereka untuk menemui kami."

Dia juga menilai bahwa anggota DPR seharusnya datang menemui masyarakat ketika menyampaikan aspirasi.

Putra menambahkan, rakyat adalah pihak yang memberikan mandat kepada para wakil rakyat yang kini duduk di parlemen.

Dia menyatakan, "Kami adalah tuan mereka, mereka adalah pembantu kami. Berarti tuan tidak perlu menunggu pembantu, pembantu yang harus menemui tuannya," ujarnya.

Selain mahasiswa Trisakti, aksi ini juga diikuti oleh Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO), mahasiswa Universitas Mercu Buana, Universitas Esa Unggul, dan sejumlah elemen mahasiswa lainnya.

Pantauan hingga pukul 17.20 WIB, ribuan mahasiswa masih memadati Jalan Gatot Subroto tepat di depan kompleks parlemen.

Akibat banyaknya massa, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto arah Slipi terpaksa ditutup dan dialihkan.

Sejumlah personel kepolisian juga terlihat berjaga dan membentuk barikade pengamanan di sekitar lokasi demonstrasi.

Akhirnya, aksi ini menunjukkan bagaimana mahasiswa merasa berhak untuk menuntut kehadiran wakil rakyat mereka secara langsung.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: gelora.co (2026-06-19)

0 Komentar

Produk Sponsor