Habib Rizieq: Unjuk Rasa Tanda Ada yang 'Busuk' di Negeri Ini

📌 Ringkasan Berita:
  • Habib Rizieq Syihab menilai aksi demo yang marak terjadi mencerminkan adanya masalah di Indonesia, terutama terkait isu harga BBM dan program MBG.
  • Dia mengingatkan pemerintah untuk tidak mengabaikan kritik dari masyarakat dan menjadikannya sebagai masukan untuk perbaikan.
  • Rizieq menekankan bahwa unjuk rasa bukan hanya suara kalangan tertentu, melainkan juga aspirasi mahasiswa yang perlu didengarkan oleh pemerintah.

Habib Rizieq Syihab menyampaikan pandangannya tentang aksi demo yang banyak terjadi belakangan ini, terkait isu-isu seperti kenaikan harga BBM dan program MBG.

Aksi Demo Jadi Sorotan

Mengutip pemberitaan dari democrazy.id pada 16/06/2026, Habib Rizieq menegaskan bahwa unjuk rasa merupakan tanda adanya masalah di negeri ini.

Indikator Masalah di Negeri Ini

Dia menyebutkan, "Walaupun ada pihak-pihak yang menolak Indonesia tidak gelap-gelap saja. Merasa terang."

Pesan untuk Pemerintah

Habib Rizieq menambahkan, "Kalau Indonesia ini baik-baik saja, enggak banyak demo di mana-mana."

Dia juga menjelaskan bahwa, "Untuk rasa itu kan juga menjadi indikator ada sesuatu yang harus dibereskan."

Habib Rizieq menyarankan agar pemerintah tidak marah saat mendengar kritik dan lebih baik merespons kritik dengan kebijakan yang lebih baik.

Dia menekankan pentingnya kritik sebagai masukan untuk perbaikan, "Jadi jadikan kritik itu sebagai masukan untuk pemerintah memperbaiki diri.”

Dia menekankan bahwa unjuk rasa ini bukan hanya suara dari kalangan tertentu, melainkan dari mahasiswa yang perlu diperhatikan.

Menurutnya, "Orang enggak teriak kalau negeri ini baik-baik saja."

Dengan banyaknya aksi demonstrasi yang terjadi, Habib Rizieq mengingatkan bahwa hal ini harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Sebagai penutup, berita ini menggarisbawahi pentingnya mendengarkan suara masyarakat dan mengajak semua untuk berdiskusi tentang bagaimana seharusnya penanganan isu-isu yang ada.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: democrazy.id (16/06/2026)

0 Komentar

Produk Sponsor