Diskusi RUU Parpol, PERMAHI Jakarta Timur Soroti Pentingnya Demokrasi dan Kaderisasi

PERMAHI Jakarta Timur baru saja menggelar talkshow seru tentang RUU Partai Politik yang mengangkat tema "Urgensi Perubahan RUU Partai Politik Menjelang Tahun Politik: Menjamin Mutu Demokrasi" di Kampus Universitas Krisnadwipayana.

Diskusi Menarik di Unkris

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua DPC PERMAHI Jakarta Timur, Reinnel C.H. Lailossa, dan menghadirkan narasumber dari kalangan legislator, akademisi, serta pemuda.

Menyimak pemberitaan dari fusilatnews.com pada 09/06/2026, anggota DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, yang menjadi panelis utama, mengatakan bahwa perubahan Undang-Undang Partai Politik adalah bagian dari agenda besar reformasi sistem politik nasional.

Ia juga menekankan bahwa ada regulasi yang saling berkaitan dan perlu diatur secara komprehensif, mulai dari Undang-Undang Pemilu hingga hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.

Doli menjelaskan, “Kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan pemilu, tetapi juga oleh kualitas partai politik sebagai instrumen utama demokrasi.”

Dia menegaskan pentingnya penguatan demokrasi internal partai dan transparansi agar bisa menghasilkan sistem perwakilan yang mencerminkan kehendak rakyat.

Doli juga mengingatkan agar setiap pembahasan undang-undang mengakomodasi aspirasi masyarakat dan menghindari kepentingan kelompok tertentu.

Partisipasi publik, termasuk dari mahasiswa dan akademisi, sangat penting dalam mengawal proses legislasi agar tetap berpihak pada kepentingan bangsa.

Tantangan Demokrasi Kontemporer

Akademisi hukum Herry Chairansyah juga menyoroti tantangan yang dihadapi demokrasi saat ini, yang harus diatasi melalui reformasi regulasi partai politik.

Menurutnya, partai politik harus dibangun dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas agar bisa menghasilkan kepemimpinan yang berkualitas.

Herry menambahkan bahwa masalah oligarki politik dan lemahnya pendidikan politik masyarakat perlu jadi perhatian serius dalam pembahasan revisi undang-undang.

Dia menekankan bahwa politik seharusnya menjadi instrumen untuk mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan dikuasai oleh kepentingan sempit.

Pentingnya Peran Generasi Muda

Dari kalangan pemuda, Roberto Vaildo menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembangunan demokrasi.

Menurutnya, regulasi partai politik harus buka ruang partisipasi bagi anak muda agar bisa berkontribusi dalam pengambilan keputusan politik.

Hasan Renyaan juga sepakat bahwa partai politik perlu memperkuat fungsinya sebagai mandataris rakyat dan sarana pendidikan politik.

Dia menilai penguatan kaderisasi dan peningkatan kapasitas anggota partai sangat penting untuk menghasilkan pemimpin yang berintegritas.

Ketua DPC PERMAHI Jakarta Timur, Reinnel C.H. Lailossa, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mahasiswa hukum berkontribusi dalam pembangunan demokrasi yang lebih berkualitas.

Dia menekankan bahwa dialog antara mahasiswa, akademisi, partai politik, dan pembentuk undang-undang sangat penting untuk menyatukan berbagai gagasan untuk penyempurnaan regulasi.

Secara keseluruhan, diskusi ini menunjukkan betapa pentingnya partisipasi semua pihak dalam memperkuat demokrasi di Indonesia.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: fusilatnews.com (09/06/2026)

0 Komentar

Produk Sponsor