Adhyaksa Dault Tanggapi Nama Kucing 'Prabodoh Subiantolol' dari Tiyo Ardianto

📌 Ringkasan Berita:
  • Tiyo Ardianto, mantan Ketua BEM UGM, menarik perhatian setelah memberi nama kucing yang diselamatkannya "Prabodoh Subiantolol" sebagai kritik terhadap Presiden Prabowo Subianto.
  • Pernyataan Tiyo dianggap sebagai penghinaan oleh banyak pihak, termasuk mantan Menpora Adhyaksa Dault, yang menilai kritiknya sudah melewati batas etika.
  • Adhyaksa Dault menegaskan pentingnya menjaga etika dalam beropini, dan mengingatkan Tiyo bahwa sikap provokatif tidak mencerminkan suara mahasiswa yang konstruktif.

Pernyataan Tiyo Ardianto, mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali jadi perhatian setelah ia berbagi cerita tentang kucing yang ia selamatkan dan menamainya "Prabodoh Subiantolol".

Banyak orang menilai nama tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Mengutip pemberitaan dari gelora.co pada 2026-06-13, Tiyo menceritakan pengalamannya merawat seekor kucing yang mengalami scabies.

"Saya lihat ada kucing yang scabies, gemuk sekali badannya, tapi kepalanya itu dihinggapi jamur scabies yang membuat dia jadi nggak bisa melihat. Saya kasih nama kucing itu Prabodoh Subiantolol," ujar Tiyo dalam video yang beredar di media sosial.

Pernyataan itu disampaikan Tiyo sebagai kritik terhadap pemerintahan Prabowo, terutama mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan gaya kepemimpinan presiden.

Tiyo, yang saat ini sebagai mahasiswa Program Studi Ilmu Filsafat UGM, dikenal vokal dalam mengkritik kebijakan pemerintah saat menjabat sebagai Ketua BEM UGM periode 2025.

Reaksi Keras Adhyaksa Dault

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Adhyaksa Dault, mengungkapkan ketidakpuasan atas pernyataan Tiyo.

Adhyaksa berpendapat bahwa ucapan Tiyo sudah melewati batas kritikan yang wajar dan beralih menjadi penghinaan terhadap kepala negara.

“Astagfirullah… ini bukan kritik lagi, ini penghinaan,” kata Adhyaksa dalam responsnya yang diketahui luas di media sosial.

Ia juga menekankan bahwa Tiyo, sebagai mantan pemimpin organisasi mahasiswa terkemuka seperti BEM UGM, seharusnya menjaga etika dalam menyampaikan aspirasi.

Adhyaksa menilai sikap Tiyo tidak mewakili suara mahasiswa yang konstruktif, melainkan terkesan provokatif dan mencari popularitas pribadi.

Reaksi Adhyaksa ini mendapat dukungan dari sejumlah netizen yang menganggap pernyataan Tiyo tidak pantas untuk Presiden Prabowo Subianto.

Adhyaksa bahkan mengungkapkan, "5 tahun saya menteri, sebelumnya saya KNPI, sebelumnya HMI, sebelumnya saya seperti kamu sama saya Ketua Senat mahasiswai kamu ketua BEM kan, tapi saya belum pernah kasih statment, walaupun 10 tahun saya tidak suka dengan kebijakan Jokowi saya tidak pernah berkata kasar seperti kamu, dan saya belum pernah dengar berkata kasar seperti kamu terhadap kepala negara,".

Adhyaksa Dault hingga memarahi Tiyo dalam video tersebut.

“Itu luar biasa kamu nauzubillah, kenapa kamu ngomong begitu, gak boleh kayak gitu yah,” katanya.

Ia menambahkan bahwa selama ini ia tak pernah menanggapi atau mengeluarkan pernyataan apapun mengenai kondisi pemerintahan.

“Hari ini saya baru ngomong karena saya kesal melihat kamu dan walaupun sebelah kamu tuh tertawa-tawa, saya gak suka dengan sikap kamu seperti itu,” tegasnya.

Dalam konteks ini, Tiyo memang sedang menjadi perbincangan panas karena dianggap sebagai mahasiswa yang vokal dalam menyuarakan kritik.

Dengan situasi yang terjadi, banyak yang penasaran tentang bagaimana pendapat publik tentang pernyataan Tiyo dan reaksi dari Adhyaksa.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: gelora.co (2026-06-13)

0 Komentar

Produk Sponsor