
Serangan Terhadap Pasukan TNI di Lebanon
Mantan anggota Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), Serma (Purn) Muhtar Efendi, mengungkapkan bahwa serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL merupakan sebuah tindakan yang disengaja.
Hal ini disampaikan setelah tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian PBB di Lebanon gugur pada akhir Maret lalu akibat serangan yang semakin intensif dari Israel ke negara tetangganya tersebut.
Desakan untuk Tindakan PBB
Muhtar menilai bahwa serangan tersebut tidak hanya berdampak pada korban jiwa, tetapi juga menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan dan perlindungan bagi pasukan penjaga perdamaian di wilayah tersebut.
Dengan adanya insiden ini, terdapat desakan untuk PBB agar segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi anggotanya dalam menjalankan misi penting di Lebanon.
Sumber: keuangannews.id (01/04/2026)
0 Komentar