KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak di Sejumlah Daerah yang Disinyalir Sebagai Pemicu Kasus Keracunan


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini mengungkapkan sejumlah temuan yang mengkhawatirkan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu temuan penting adalah kondisi dapur yang tidak memenuhi standar teknis.

Temuan Serius dalam Laporan KPK

Dalam laporan tahunan Direktorat Monitoring KPK untuk tahun 2025, hal ini diidentifikasi sebagai masalah yang berdampak langsung pada keselamatan para penerima manfaat dari program tersebut. 

KPK menyatakan, "Banyak dapur tidak memenuhi standar teknis SPPG, yang berdampak pada kasus keracunan makanan di berbagai daerah," sebagaimana terungkap dalam kajian yang dirilis pada Jumat, 17 April 2026.

Lemahnya Pengawasan Keamanan Pangan

KPK juga menyoroti kurangnya pengawasan yang memadai terhadap keamanan pangan dalam program MBG ini. "Pengawasan keamanan pangan belum optimal, dengan minimnya keterlibatan Dinas Kesehatan dan BPOM sesuai kewenangannya," ungkap laporan tersebut.

Indikator Keberhasilan Program yang Tidak Jelas

Selain itu, KPK mencatat bahwa program MBG tidak memiliki indikator keberhasilan yang jelas, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. "Belum adanya indikator keberhasilan program MBG, baik jangka pendek maupun jangka panjang, serta belum dilakukan pengukuran baseline status gizi dan capaian akademik penerima manfaat," bunyi poin kajian tersebut.



Sumber: gelora.co (2026-04-17)

0 Komentar

Produk Sponsor