SPPG di Bogor Cuci Ayam di Closet dan Tempat Wudhu Masjid. Netizen: Gunanya Dapur MBG Apa?


Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat di Desa Bantar Jaya, Bogor, kini tengah menghadapi sorotan tajam dari warga setempat. 

Protes ini muncul setelah terungkapnya dugaan praktik pencucian ayam di area masjid oleh pihak dapur SPPG Bantajaya 03. Kejadian ini menciptakan kegaduhan di kalangan masyarakat yang khawatir dengan standar kebersihan dan etika dalam pelaksanaan program tersebut.

Kekhawatiran Akan Standar Kebersihan

Sejumlah netizen mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap kebersihan dan penggunaan tempat ibadah untuk aktivitas yang seharusnya tidak dilakukan di sana. 

Akun @anwarrawna1933 menulis, "Astaghfirullah, sudah benar MBG di stop saja.. Lebih baik sembako murah, pendidikan gratis dan kesehatan terjamin," dan mendapatkan 677 likes. 

Sementara itu, akun @galaxyz.nlao menambahkan, "Admin @gerindra kasih liat bapak @prabowo fungsi dapur mbg apa kalo cuci daging di masjid?" dengan 131 likes, menunjukkan skeptisisme terhadap manajemen program tersebut.

Sorotan Terhadap Sumber Daya Manusia

Beberapa netizen juga mempertanyakan kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam program ini.

Seorang netizen dengan akun @novarrahadyanadhiasa mengatakan, "Ini pegawai mbg kebanyakan SDM rendah apa gmna? Banyak banget kasusnya," yang mendapatkan 371 likes. 

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mempermasalahkan lokasi tetapi juga kemampuan dan kompetensi para pekerja yang terlibat dalam program MBG.

Penggunaan Fasilitas Umum yang Tidak Tepat

Beberapa komentar menyoroti ketidaklayakan fasilitas yang digunakan untuk pengolahan makanan. Akun @valueproperty.id berkomentar, "Emang waktu bangun SPPG ga pake toilet atau kamar mandi gt? Aneehh," yang disukai oleh 60 orang. 

Tanggapan ini mencerminkan harapan warga agar ada fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan seperti ini tanpa menciptakan masalah baru.

Publik Berharal Ada Evaluasi Program MBG

Panggilan untuk menghentikan atau mengevaluasi program MBG juga didukung oleh beberapa netizen. Akun @chairil_karem menyatakan dengan tegas, "Tutup dapurnya," meskipun hanya mendapatkan 7 likes. 

Selain itu, akun @partaigerakanrakyat.id menegaskan, "Saya yakin spgg ini tidak sesuai jurnis tapi diloloskan karena memang yg ngatur mereka2 juga," menggambarkan dugaan bahwa masalah ini mungkin lebih luas dan sistemik.

Secara keseluruhan, reaksi netizen terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Bantar Jaya menunjukkan adanya kekhawatiran mendalam terkait kebersihan dan etika dalam pelaksanaannya. 

Harapan Kepada Pihak Berwenang

Banyak yang meminta pihak berwenang untuk segera memberikan klarifikasi dan mengevaluasi program ini agar tidak menimbulkan polemik lebih lanjut di tengah masyarakat. 

Harapan akan perbaikan dan transparansi menjadi tuntutan utama dari warga yang peduli akan kesehatan dan kesejahteraan mereka.

0 Komentar

Produk Sponsor