
Roy Suryo Ungkap Perubahan Sikap Rismon Sianipar
Tersangka pencemaran nama baik dan fitnah, Roy Suryo, kembali memberikan pendapat mengenai perubahan sikap Rismon Sianipar terkait pengakuan keaslian ijazah Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Roy, sikap Rismon, yang kini mengakui bahwa ijazah Jokowi adalah asli, diduga dipengaruhi oleh intimidasi.
Indikasi Ketakutan Rismon
Roy Suryo menyatakan bahwa ada faktor yang membuat Rismon merasa tertekan dan ketakutan, sehingga ia memutuskan untuk mengubah pendapatnya mengenai ijazah Jokowi. “Ada sesuatu yang membuat dia sangat takut dan akhirnya berubah. Hal itu bisa memudarkan dan membuyarkan semua yang ada,” ungkap Roy dalam program Interupsi di iNews TV, pada tanggal 19 Maret 2026.
Kejanggalan Penelitian yang Tiba-tiba Berubah
Roy juga menambahkan bahwa penelitian mengenai ijazah Jokowi yang dilakukannya bersama Rismon telah berlangsung cukup lama.
Dia merasa heran dengan keputusan mendadak Rismon yang menyatakan bahwa hasil penelitiannya adalah keliru.
Roy menegaskan bahwa perubahan sikap tersebut tidak mungkin terjadi secara tiba-tiba. “Apalagi, Rismon mengklaim bahwa dirinya melakukan penelitian ulang hanya dalam waktu tiga bulan terakhir,” jelasnya.
Aktivitas Rismon 3 Bulan Terakhir
Roy mengingatkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, Rismon masih aktif menyuarakan dugaan bahwa ijazah Jokowi adalah palsu. “Bahkan saat tahun baru dia meluncurkan buku berjudul Gibran End Game. Tanggal 18 Februari dia masih bersaksi dalam sidang CLS. Lalu tanggal 26 Februari dia masih menulis di Twitter soal ijazah Jokowi,” terangnya.
Menanggapi perubahan pendapat Rismon, Roy mengaku hanya bisa tersenyum dan menyerahkan penilaian kepada publik. “Saya sih senyum saja. Apa yang dia katakan, saya senyum saja,” tandasnya.
Sumber: gelora.co (2026-03-20)
0 Komentar