Ekonom Peringatkan Indonesia Rawan Resesi di Kuartal II Ketika Dollar Tembus Rp17.000

Ekonom Memperingatkan Ancaman Resesi di Indonesia

Perekonomian Indonesia menghadapi ancaman resesi pada kuartal II tahun 2026, seiring dengan lonjakan harga minyak dunia dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. 

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menyampaikan bahwa gejolak global, terutama yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah, dapat memicu kenaikan harga energi dan mengguncang pasar keuangan domestik.

Tekanan Ekonomi yang Terlihat

Situasi ini tercermin dari harga minyak dunia yang telah melampaui angka 100 dolar AS. Selain itu, nilai tukar rupiah sempat menyentuh angka Rp17.000 per dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 3,27 persen, mencapai level 7.337.

Proyeksi Resesi dan Dampaknya

Bhima mengatakan, “Setelah minyak naik dan IHSG anjlok, maka inflasi akan melemahkan konsumsi rumah tangga. End game-nya memang resesi di kuartal II 2026,” jelas Bhima pada hari Senin, 9 Maret 2026. 

Ia pun menambahkan bahwa pelemahan kurs rupiah akan berimbas langsung pada peningkatan biaya hidup masyarakat, yang disebabkan oleh kenaikan harga barang dan jasa. Hal ini berpotensi memicu fenomena krisis biaya hidup di dalam negeri.

Risiko Kenaikan Harga BBM dan LPG

Bhima juga memperingatkan bahwa dalam waktu dekat, ada risiko kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas minyak cair (LPG), yang sangat sensitif terhadap fluktuasi nilai rupiah karena ketergantungan besar terhadap impor. “Dampak ke masyarakat karena naiknya harga minyak dan pelemahan kurs rupiah bisa membuat biaya hidup naik, barang makin mahal karena cost of living crisis,” ungkapnya.

Gelombang PHK Berpotensi Meningkat

Lonjakan biaya produksi yang diakibatkan oleh kondisi tersebut juga diperkirakan dapat memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor, menambah kompleksitas tantangan yang dihadapi perekonomian Indonesia.


Sumber: gelora.co (2026-03-10)

0 Komentar

Produk Sponsor