Viral Video Mahasiswa UI Bertemu Lagi dengan Polisi yang Pernah Memukulnya

Pertemuan Tak Terduga Antara Seorang Demonstran dan Polisi

Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Jumat, 27 Februari 2026, menyisakan momen yang tak terduga dan menggugah hati. 

Di tengah tensi yang tinggi, seorang mahasiswa Universitas Indonesia menemukan dirinya berhadapan langsung dengan seorang anggota polisi. 

Pertemuan ini bukanlah sekadar konfrontasi antara demonstran dan aparat, melainkan sebuah pengingat akan luka-luka lama akibat peristiwa unjuk rasa yang pernah terjadi sebelumnya.

Dalam video yang diunggah, seorang mahasiswa menunjuk wajah seorang Polisi yang disebut pernah memukulnya pada aksi yang lalu.

Reaksi Publik Terhadap Polri

Situasi ini membuat warganet berkomentar beragam. Akun @suw8103 dengan tegas menyatakan, "Rontok secara moral polisi jancok," menggambarkan kekecewaannya terhadap aparat. 

Sementara itu, akun @uneng.maskanah2019 menekankan harapan agar generasi mendatang menjaga negara ini dengan berkata, "NKRI yg akan datang di pundak kalian JD jagalah negri ini jgn sampe ngasih kursi KPD pengkhianat negri kita ini nakk." tulisnya.

Kemuakan Rakyat yang Mengemuka

Namun, tidak semua penilaian positif. Beberapa komentar negatif muncul seperti dari akun @jo.rolas yang menulis, "Mana bau lagi mulutnya," dan akun @fakhruroziarrofiq yang menyebut, "CLUB PEMBUNUH DAN CLUB EMBEGEH," menunjukkan ketidakpuasan terhadap kinerja kepolisian.

Di sisi lain, ada pula suara netizen yang berpendapat lebih serius. Akun @adrian.kevin.7737 mengatakan, "Bisa terjadi reformasi jilid 2, karena rakyat sudah tidak percaya lagi pada pemerintah," menunjukkan bahwa ketidakpuasan ini bisa memicu perubahan yang lebih besar di masa depan. 

Meskipun banyak komentar yang bernada negatif, masyarakat tetap berharap akan adanya perubahan positif yang dapat mengembalikan kepercayaan rakyat kepada pemerintah.

Ketegangan yang terjadi di Mabes Polri tersebut tidak hanya menjadi simbol dari ketegangan antara rakyat dan aparat, tetapi juga mencerminkan perasaan dan harapan masyarakat yang beragam. 

Dalam menjawab tantangan masa depan, penting bagi semua pihak untuk mendengarkan dan merespons suara rakyat.

0 Komentar

Produk Sponsor