
Roy Suryo Yakini Ijazah Jokowi Palsu
Roy Suryo, yang terlibat dalam kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali menarik perhatian publik.
Ia mengungkapkan keyakinannya tentang adanya ketidakaslian pada dokumen yang menjadi perdebatan tersebut.
Pernyataan Roy di Polda Metro Jaya
Pada Rabu, 25 Februari 2026, Roy Suryo memberikan penjelasan detail mengenai perbedaan antara ijazah asli dan milik Jokowi saat bertemu dengan pihak media di Polda Metro Jaya.
Ia menegaskan bahwa ijazah asli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) memiliki karakteristik fisik yang sangat khas, sehingga sulit untuk dipalsukan. "Kita berjuang lagi bersama demi menegakkan kebenaran dan kita menunjukkan kepalsuan 99,9 persen ijazah itu palsu," ujarnya.
Perbandingan dengan Ijazah Asli
Roy Suryo membandingkan dokumen yang ia bawa dengan ijazah milik mahasiswa UGM angkatan tahun 1979.
Menurutnya, ijazah asli pasti dilengkapi dengan tanda otentik seperti watermark dan cetakan timbul (emboss). "Kalau kita lihat ijazah asli itu jelas betul tuh ada watermark-nya tuh: Universitas Gadjah Mada, Gadjah Mada University. Jelas betul ada emboss, bukan embus," tegasnya.
Kritik terhadap Ahli yang Salah Menjelaskan
Roy juga mengkritik beberapa pihak yang mengaku sebagai ahli tetapi keliru dalam menjelaskan aspek teknis fisik dari ijazah, termasuk posisi stempel yang seharusnya mengenai foto pemilik ijazah.
Ia menambahkan, "Lalu lintasan stempelnya juga ada. Beda banget nih lihat, tuh, dengan yang disebut-sebut ijazah. Nggak ada watermark-nya, nggak ada emboss-nya, capnya juga tidak melintasi fotonya," pungkasnya.
Sumber: gelora.co (2026-02-25)
0 Komentar