Imbas Eggi dan Damai Bertemu dengan Jokowi, Habib Rizieq Bekukan Tim Pembela Ulama dan Aktivis

Habib Rizieq Bekukan Tim Pembela Ulama dan Aktivis

Habib Rizieq Shihab (HRS) mengambil langkah signifikan dengan membekukan seluruh kegiatan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) akibat permasalahan internal yang dinilai telah mengganggu operasi organisasi tersebut.

Keputusan Berdasarkan Laporan Pimpinan

Aziz Yanuar, kuasa hukum HRS, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah HRS menerima laporan langsung dari pimpinan TPUA. 

Aziz mengatakan, "Bahwa klien kami sebagai pendiri dan pembina TPUA telah mengamati secara seksama sekaligus memanggil serta menerima laporan langsung dari Ketua dan Sekjen TPUA terkait dinamika yang terjadi di internal TPUA," ungkap Aziz. 

Dalam pernyataannya, Aziz menekankan bahwa baik Ketua maupun Sekjen TPUA telah menyerahkan sepenuhnya keputusan untuk menangani konflik internal kepada HRS sebagai pendiri dan pembina organisasi.

Kekhawatiran atas Kekisruhan Internal

HRS menyatakan keprihatinan yang mendalam atas kekisruhan yang terjadi, yang dianggap telah mengganggu fungsi dari TPUA. "Bahwa klien kami sebagai pendiri dan pembina menyatakan prihatin dan menyesalkan adanya kekisruhan dalam internal TPUA yang sangat mengganggu kinerja TPUA,” jelas Aziz. 

Sebagai langkah untuk merestrukturisasi organisasi, HRS memutuskan untuk mengambil alih mandat kepengurusan dan menghentikan semua aktivitas TPUA untuk waktu yang belum ditentukan. 

Aziz melanjutkan, "Bahwa untuk mengembalikan fungsi dan kinerja TPUA dengan ini klien kami sebagai pendiri dan pembina TPUA menyatakan mengambil mandat kepengurusan dan membekukan seluruh aktivitas TPUA hingga waktu yang belum ditentukan," tambahnya.

Komitmen Terhadap Keadilan

Meskipun TPUA dibekukan, HRS tetap berkomitmen untuk mendukung advokat dan aktivis Islam dalam perjuangan mereka untuk keadilan. "Bahwa klien kami menyatakan tetap akan mendukung advokat dan aktivis Islam yang melawan segala bentuk kedzaliman serta menegakkan keadilan semata-mata karena Allah SWT," pungkas Aziz.

Polemik yang Memicu Kekisruhan

Kekisruhan di internal TPUA bermula dari polemik yang melibatkan kehadiran Eggi Sudjana selaku Ketua TPUA dan Damai Hari Lubis sebagai Koordinator Advokat TPUA yang menemui Presiden Joko Widodo.

Setelah pertemuan tersebut, penyidikan terkait dugaan fitnah ijazah palsu Jokowi yang melibatkan Eggi dan Damai dihentikan.


Sumber: gelora.co (2026-02-16)

0 Komentar

Produk Sponsor