Oligarki di Panggung Politik Nasional, Said Didu Ungkap Sudah Menginfeksi Hampir Semua Partai

Pernyataan Said Didu tentang Oligarki di Indonesia

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, mengungkapkan bahwa pengaruh oligarki di Indonesia saat ini telah meluas secara signifikan. Ia menilai bahwa negara telah kehilangan kedaulatan, terutama dalam bidang politik, yang dapat dilihat melalui peran partai-partai politik di tingkat eksekutif maupun legislatif.

Partai Politik dalam Cengkeraman Oligarki

Said Didu menyatakan, “Kita tahulah hampir semua partai politik Itu sudah di tangan oligarki. Hampir semua. Kita masih ingat persis, hampir semua ketua partai saat itu pada saat Meikarta dibangun datang ke sana kan? Menjadi bagian pemasaran Meikarta.” Pernyataan ini disampaikan dalam podcast Madilog yang dipandu oleh Indra J Piliang dan diunggah di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada tanggal 20 Januari 2026.


Contoh Nyata Oligarki dalam Kebijakan

Ia juga memberikan contoh nyata mengenai pengaruh oligarki, terutama dalam pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja yang dinilai merugikan masyarakat. “Puncak daripada bahwa partai politik sudah diambil oleh oligarki adalah Undang-undang Cipta Kerja. Itu kan kompak seluruh partai sepakat dengan Undang-undang Cipta Kerja,” tambahnya.


Kudeta terhadap Kedaulatan Rakyat

Said Didu menegaskan bahwa pengesahan undang-undang tersebut merupakan bentuk kudeta terhadap kekuasaan rakyat. "Jadi saya katakan Undang-undang Cipta Kerja adalah undang-undang yang mengkudeta kekuatan, kedaulatan ekonomi rakyat ke oligarki. Dan kita masih ingat semua, siapa yang mensponsorinya,” tutup Said Didu dengan tegas.



Sumber: gelora.co (2026-01-20)

0 Komentar

Produk Sponsor