Fenomena Dua Partai Baru di Panggung Politik Nasional, Nurul Fatta: Strategi Tanpa Ideologi

Pengenalan Fenomena Partai Baru di Indonesia

Analis politik Nurul Fatta menjelaskan tentang munculnya partai-partai politik baru di Indonesia, yang semakin menguat dalam konteks politik nasional.

Dua partai baru yang menonjol adalah Partai Gema Bangsa (PGB) yang telah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto, dan Partai Gerakan Rakyat (PGR) yang memilih untuk mendukung Anies Baswedan dalam Pemilihan Presiden 2029.

 

Kejelasan Ideologi yang Masih Jadi Pertanyaan

Menurut Fatta, banyak dari partai baru ini mengusung semangat nasionalis religius atau religius nasionalis, namun tanpa adanya ideologi yang kuat. "Partai-partai ini mencoba merangkul semua golongan tanpa arah ideologis yang jelas, yang akhirnya membuat mereka terlihat seragam dan hanya pragmatis mencari kekuasaan, yang kemudian ini disebut sebagai Catch-all party," ujar Nurul Fatta.

 

Dampak Terhadap Pemilih

Fatta juga menggarisbawahi dampak serius dari kurangnya keterikatan ideologis pada masyarakat. 

Ketidakjelasan ideologi ini menyebabkan pemilih cenderung berpindah-pindah dalam menentukan pilihan mereka.

Sementara itu, loyalitas ideologis partai sangat penting untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah serta arah tujuan negara. "Kita membutuhkan partai yang lahir dari cleavage sosial yang jelas, seperti kelas tertentu, agama, pusat-daerah, sebab jika tidak ada cleavage baru, maka tidak ada basis elektoral baru," jelas Fatta.

 

Fragmentasi di Dalam Partai

Lebih lanjut, Fatta menyatakan bahwa bahkan partai yang seharusnya memiliki basis kuat, seperti partai buruh, juga menghadapi masalah fragmentasi. "Bahkan partai politik yang seharusnya memiliki basis elektoral yang kuat itu partai buruh, nyatanya buruh sendiri pun terfragmentasi. Ini masalah kita," ungkap Fatta.

 

Harapan untuk Partai Baru

Dia menekankan pentingnya bagi partai-partai baru untuk mengembangkan ideologi yang jelas dan memiliki basis sosial yang nyata. 

Ini akan menjadi kunci agar partai-partai baru tidak hanya menjadi kendaraan pragmatis bagi elite politik, melainkan juga mampu memberikan representasi yang efektif bagi masyarakat.


Sumber: gelora.co (2026-01-20)

0 Komentar

Produk Sponsor