
- Acara RANS Carnival diterjang aksi boikot oleh publik. Pengisi acara dan vendor memutuskan untuk membatalkan keterlibatan mereka.
- Dugaan penonton bayaran dari Boyolali yang dibayar 100 ribu untuk hadir di acara tersebut menjadi perbincangan di ruang publik.
- Boikot terjadi setelah kontroversi Raffi di acara Youth Pledge, menyebabkan banyak vendor dan musisi mundur demi prinsip mereka.
Raffi Ahmad, seorang artis, pejabat dan pengusaha, dirumorkan mengerahkan penonton bayaran untuk RANS Carnival.
Pernyataan ini diungkap oleh akun Threads @fqdzaki, di mana ia mengungkapkan rincian angka bayaran perorang hingga perhitungan total biaya yang mencapai ratusan juta.
Dugaan Penonton Bayaran di RANS Carnival
Dalm cuitannya, akun threads tersebut mengungkapkan bahwa dugaan penonton bayaran ini akibat suara boikot yang kian deras.
"Sangking gak mampu menahan gempuran boikot acaranya, Raffi Ahmad impor penonton bayaran." tulisnya.
Rombongan penonton bayaran dari Boyolali naik bus mengaku dibayar 100 rb. Dari situ ia mencoba menghitung rincian biaya dan totalnya.
1. 59orang/bus x 100.000 = 5.900.000 x 20 unit = 118.000.000
2. Sewa bus area Jogja 6.000.000/day x 20 unit = 120.000.000
3. Koodinator Wilayah 40 x 1.000.000 = 40.000.000
Total Rp. 278.000.000
Total Pengunjung Bayaran 61x20 = 1.220 orang
Penyebab Kontroversi Boikot RANS Carnival
Boikot terhadap RANS Carnival terjadi setelah backlash terhadap keterlibatan Raffi Ahmad di sebuah acara Youth Pledge yang diduga sebagai aksi balas dendam terhadap demonstrasi mahasiswa.
Hal ini menyebabkan banyak vendor makanan dan musisi menarik diri dari acara yang diadakan di Maguwoharjo Stadium, Yogyakarta.
Para pemilik vendor menyatakan keputusan mereka untuk mundur adalah demi mempertahankan prinsip, meskipun mereka telah mempersiapkan bahan makanan untuk acara tersebut.
Sumber: Akun Threads @fqdzaki; Konteks: thejakartapost.com, tribunnews.com (02/11/2026)
0 Komentar