Hasyim Ungkap Dugaan Prabowo Merangkul Koruptor Demi Dukungan Politik 2029

📌 Ringkasan Berita:
  • Guru Besar Hasyim Muhammad menilai Presiden Prabowo Subianto mungkin saja membiarkan praktik korupsi di bawahannya untuk menjaga dukungan politik menjelang Pilpres 2029.
  • Hasyim mengamati bahwa Prabowo tidak mencegah korupsi dan malah merangkul koruptor yang memiliki jaringan kuat.
  • Dia menekankan pentingnya transparansi dan penanganan isu korupsi untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Dalam sebuah pernyataan yang cukup mencengangkan, Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Islam, Hasyim Muhammad, mengungkapkan pandangannya tentang isu korupsi yang melibatkan Presiden Prabowo Subianto.

Korupsi dan Dukungan Politik

Menyimak pemberitaan dari democrazy.id pada 19/09/2026, Hasyim berpendapat bahwa Prabowo mungkin sengaja membiarkan praktik korupsi di kalangan bawahannya.

Dia berasumsi bahwa ini dilakukan untuk menjaga dukungan politik menjelang Pilpres 2029.

Hasyim menulis di akun X pribadinya, "Jika harus berhusnuzan ke Prabowo, maka saya punya opini: Prabowo membiarkan semua bawahannya untuk melakukan korupsi itu agar ia terpilih lagi di tahun 2029."

Lebih lanjut, dia menyatakan, "Maksud saya, dia memang tidak mencegah. Dia tidak secara tegas mengingatkan timnya untuk bersih dari korupsi."

Koruptor yang Memiliki Jaringan Luas

Hasyim juga menyebut kemungkinan bahwa Prabowo merangkul pihak-pihak yang terlibat korupsi karena mereka memiliki jaringan yang luas dan berpengaruh.

Dia menekankan, "Mungkin saja, Prabowo memang ingin 'merangkul' banyak koruptor itu karena para koruptor (yang sekarang beroperasi dan belum tertangkap) itu berjejaring sangat kuat."

Dia juga menyoroti kasus-kasus korupsi yang sudah terungkap melibatkan banyak pihak dan menimbulkan kerugian besar.

"lihat saja koruptor yang kebetulan sudah tertangkap. Uangnya ratusan miliar, yang terlibat banyak orang dari atas sampai bawah," ujarnya.

Analisis terhadap Program Prioritas

Hasyim turut menyoroti dua program prioritas yang gencar tengah diusung pemerintah saat ini.

Dia menunjukkan bahwa korupsi di dalamnya bisa jadi mengganggu pelaksanaan program yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat.

Hasyim meyakini bahwa penanganan isu korupsi ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Pentingnya Transparansi

Dia juga menekankan perlunya transparansi dalam pemerintahan untuk mencegah praktik korupsi semakin merajalela.

Hasyim berharap agar pemerintah benar-benar serius dalam memberantas korupsi dan tidak hanya sekadar mengeluarkan pernyataan.

Kita semua pasti setuju bahwa korupsi adalah masalah besar yang harus ditangani dengan serius oleh siapa pun yang berkuasa.

Kesimpulannya, Hasyim Muhammad membawa perspektif yang menarik mengenai dinamika politik dan korupsi di Indonesia.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? 



Sumber: democrazy.id (19/09/2026)

0 Komentar

Produk Sponsor
Featured Image
Politik Nasional

Judul Berita