📌 Ringkasan Berita:
  • Prabowo Subianto mengungkapkan kekaguman dan kebingungan tentang kondisi Indonesia yang dianggapnya "rusak" parah setelah menjabat sebagai presiden.
  • Dia menyatakan bahwa ribuan triliun mengalir keluar negeri dan perampokan sumber daya alam terjadi secara masif.
  • Erizal mencurigai kurangnya reaksi dari masyarakat terhadap kondisi ini, yang mungkin disebabkan oleh ketidakberanian atau ketidakpedulian.

Prabowo Subianto, sebagai Presiden, mengungkapkan kekaguman dan kebingungan mengenai kondisi Indonesia yang dianggap "rusak" parah setelah menjabat.

Kondisi Indonesia di Mata Prabowo

Mengutip pemberitaan dari gelora.co pada 2026-07-21, Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, menyatakan bahwa Prabowo merasa Indonesia mengalami "salah urus atau salah arah".

Prabowo juga menyebutkan, saat Pemilihan Ketua Umum HIPMI di Lampung, bahwa dia sudah mengetahui sejak 1990-an bahwa negeri ini berada di jalan yang tidak benar.

Kerusakan yang Ditemukan Prabowo

Namun, Prabowo merasa lebih terkejut setelah menjadi presiden karena melihat "kerusakan" yang lebih parah dari yang dia bayangkan.

Dia mengungkapkan bahwa ribuan triliun mengalir keluar negeri tanpa ada usaha untuk menghentikannya.

Erizal menambahkan bahwa "perampokan SDA (Sumber Daya Alam) terjadi secara masif seperti negeri tak bertuan."

Reaksi Terhadap Kondisi Tersebut

Erizal juga mencurigai mengapa tidak ada yang berteriak soal kondisi ini, apakah karena ketidakberanian, ketidakpedulian, atau mungkin mereka ikut terlibat.

Dia menyimpulkan pernyataannya dengan, "Bisa jadi inilah salah satu alasan, kalau nanti Presiden Prabowo berpisah jalan dengan Jokowi, karena Jokowi terlihat hanya memikirkan masa depan anak-anaknya, ketimbang memikirkan masa depan generasi mendatang."

Dengan berbagai pandangan ini, ada banyak hal yang bisa didiskusikan mengenai kondisi Indonesia saat ini.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: gelora.co (2026-07-21)