📌 Ringkasan Berita:
  • Fernando Emas menekankan pentingnya pengisian jabatan di BUMN berdasarkan sistem merit, bukan favoritisme.
  • Dia mengingatkan bahwa BUMN memiliki tanggung jawab besar untuk transparan terhadap publik mengenai kebijakannya.
  • Emas berharap Prabowo dapat memperbaiki situasi dengan menegakkan meritokrasi demi integritas dan fungsi BUMN yang lebih baik.

Fernando Emas, Direktur Rumah Politik Indonesia, bilang bahwa pengisian jabatan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus murni berdasarkan sistem merit, bukan cuma bagi-bagi jabatan politik atau favoritisme.

Pentingnya Meritokrasi di BUMN

Melansir pemberitaan dari keuangannews.id pada 07/07/2026, dia menegaskan bahwa BUMN yang dibentuk dengan modal dan aset negara punya tanggung jawab besar untuk menjelaskan setiap kebijakannya kepada publik.

Menanggapi Praktik Bagi-Bagi Jabatan

Menurut Emas, pengisian jabatan di BUMN harus dilakukan secara profesional agar hasilnya bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian.

Kepentingan Publik di Utamakan

Dia juga menambahkan bahwa praktik bagi-bagi jabatan bisa merusak integritas dan fungsi BUMN sebagai entitas yang bertanggung jawab.

Secara keseluruhan, ada harapan agar Prabowo bisa memperbaiki situasi ini dengan menegakkan meritokrasi di lingkungan BUMN.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: keuangannews.id (07/07/2026)