📌 Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto menetapkan bahwa semua barang subsidi pemerintah harus disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
  • Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan subsidi tepat sasaran dan mencegah penyelewengan, serta memperkuat ekonomi masyarakat desa.
  • Koperasi diharapkan dapat mendongkrak ekonomi desa dengan potensi perputaran dana mencapai Rp223 triliun per tahun dan meningkatkan pendapatan petani, peternak, dan nelayan.

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menetapkan bahwa semua barang subsidi pemerintah harus disalurkan lewat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, atau yang biasa disebut Kopdes Merah Putih.

Pernyataan di Puncak Harkopnas

Melansir pemberitaan dari gelora.co pada 2026-07-12, Prabowo mengungkapkan kebijakan ini saat memberikan pidato di acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang berlangsung di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Dia menjelaskan bahwa tujuan dari kebijakan ini adalah untuk memastikan bahwa subsidi yang diberikan untuk rakyat bisa langsung diterima oleh mereka yang berhak, sekaligus mencegah terjadinya penyelewengan.

Penekanan pada Distribusi yang Tepat

Prabowo menegaskan, "Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus, barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan. Supaya yang membutuhkan, dialah yang terima."

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa Kopdes Merah Putih akan berfungsi sebagai pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas, termasuk kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, dan infrastruktur logistik seperti gudang serta ruang pendingin.

Potensi Ekonomi yang Besar

Presiden juga menyatakan, "Akan ada logistik desa. Akan ada gudang. Akan ada cold storage, ruang pendingin, supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya."

Prabowo yakin bahwa koperasi merupakan instrumen utama yang dapat memperkuat ekonomi masyarakat lapisan bawah, dengan menyatakan, "Saya semakin yakin, satu-satunya jalan untuk menjaga rakyat yang paling bawah adalah kekuatan koperasi."

Kehadiran Kopdes Merah Putih diharapkan bisa mendongkrak ekonomi desa dengan perputaran dana mencapai Rp223 triliun per tahun, serta meningkatkan pendapatan untuk petani, peternak, dan nelayan hingga Rp202 triliun.

Pemerintah juga berencana untuk memperbaiki sistem logistik nasional agar distribusi barang menjadi lebih efisien.

Prabowo menambahkan, "Semua ahli mengatakan logistik Indonesia paling tidak efisien dan paling mahal. Ini yang kita akan membersihkan, kita akan membuat lebih sien."

Secara keseluruhan, kebijakan ini bertujuan untuk membuat subsidi lebih tepat sasaran dan meningkatkan perekonomian desa.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: gelora.co (2026-07-12)